Yusnadi: Pinjaman Rp1 Triliun untuk Jalan Harus Berdampak Nyata

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi LampungYusnadi, menegaskan percepatan 62 paket pekerjaan jalan pada tahun anggaran 2026 harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu seiring dengan disetujuinya pinjaman daerah sebesar Rp1 triliun untuk sektor infrastruktur.

Menurut Yusnadi, persetujuan pinjaman tersebut bukan keputusan ringan karena berdampak pada beban fiskal daerah dalam jangka menengah hingga panjang. Karena itu, setiap rupiah harus menghasilkan peningkatan kualitas jalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pinjaman Rp1 triliun ini sudah disepakati DPRD. Artinya, manfaatnya harus betul-betul dirasakan masyarakat. Jangan sampai daerah menanggung beban utang, tapi hasil pembangunan tidak optimal,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Ia menekankan percepatan pekerjaan fisik yang direncanakan mulai Maret 2026 harus dibarengi perencanaan matang agar tidak menimbulkan persoalan kualitas konstruksi maupun efektivitas anggaran.

“Percepatan ini harus cermat. Jangan hanya mengejar waktu, tapi lupa memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi dan tahan lama,” katanya.

Yusnadi juga mengingatkan keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah provinsi selektif dalam menentukan prioritas ruas jalan. Fokus utama harus pada ruas dengan tingkat kerusakan tinggi serta memiliki peran penting dalam mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia menilai peningkatan kualitas jalan tidak akan optimal tanpa penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.

“Kalau ODOL masih dibiarkan, sebaik apa pun jalan dibangun, umurnya tidak akan panjang. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyampaikan percepatan 62 paket pekerjaan merupakan arahan Gubernur Lampung agar pembangunan infrastruktur tidak lagi terkendala waktu pelaksanaan.

“Targetnya, setelah proses lelang selesai, pekerjaan fisik sudah bisa dimulai pada Maret 2026. Ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan jalan yang mantap,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Pengurus DPD PAN Silaturahmi Sekaligus Halal Bihalal Bersama Wabup Tuba
Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan
Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru
Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan
Syukron Muchtar Apresiasi Aksi Aliansi Lampung Melawan, Siap Kawal 6 Tuntutan Mahasiswa
Putra Jaya Umar Apresiasi Kinerja Resmob Tubaba, Dorong Pemberian Reward Institusional
Soroti Penurunan Kuota BBM Subsidi, Yusnadi: Jangan Merugikan UMKM, Nelayan, dan Petani
Andika Dukung Program Lampung Bidik 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 10:07 WIB

Pengurus DPD PAN Silaturahmi Sekaligus Halal Bihalal Bersama Wabup Tuba

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:33 WIB

Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:41 WIB

Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:18 WIB

Syukron Muchtar Apresiasi Aksi Aliansi Lampung Melawan, Siap Kawal 6 Tuntutan Mahasiswa

Berita Terbaru