Pendamping Desa Gelar IST, Perkuat BUMDes Se-Kecamatan Kedondong Hadapi Pemeringkatan 2026

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, menggelar In Service Training (IST) guna memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih profesional dan akuntabel dalam menghadapi pemeringkatan tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pasar Baru, Selasa (7/4/2026), ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 410/1081/IV.11/III/2026 terkait pengisian data pemeringkatan BUMDes.

IST yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh pengurus BUMDes se-Kecamatan Kedondong serta para pendamping desa, di antaranya Pendamping Lokal Desa (PLD) Noprizal, Karma Adi F.S., Huzuan, serta Pendamping Desa (PD) Wied Prasetya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali strategi pendampingan, teknik verifikasi data, hingga penguatan kapasitas kelembagaan BUMDes agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Pendamping Desa (PD) Wied Prasetya menegaskan, peran pendamping sangat penting dalam memastikan kualitas data dan kesiapan BUMDes menghadapi proses pemeringkatan.

“Pendamping desa memegang peran krusial dalam membina BUMDes. Melalui IST ini, kami memastikan proses pemeringkatan berjalan dengan data yang akurat serta mendorong BUMDes naik kelas,” ujar Wied.

Sementara itu, PLD wilayah Kedondong yang membina Desa Kedondong, Pasar Baru, Kertasana, dan Way Kepayang, Karma Adi F.S., menekankan pentingnya sinergi antara pengurus BUMDes dan pendamping desa dalam meningkatkan kualitas usaha desa.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong pengurus BUMDes agar lebih memahami tata kelola yang baik, mulai dari administrasi, pelaporan, hingga pengembangan unit usaha. Harapannya, BUMDes di desa dampingan kami bisa lebih siap menghadapi pemeringkatan 2026 dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Karma Adi.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan yang intensif akan terus dilakukan, terutama dalam memastikan kelengkapan data serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola BUMDes.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain dalam mempersiapkan pemeringkatan BUMDes yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis desa. (Re)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru