Kadisdikbud Lampung Bentuk Tim Investigasi

BANDARLAMPUNG(SB) – Terkait adanya pemberitaan pemotongan yang di lakukan oknum terhadap insentif guru honorer di Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi. hal tersebut disampaikan Kadisdikbud Lampung Sulpakar.

“Kita akan langsung bentuk tim investigasi untuk mencari informasi terkait pemberitaan adanya pemotongan insentif guru honorer,” kata dia, Senin (5/7/2021).

Selanjutnya, tim investigasi tersebut akan mulai besok, selasa (6/7/2021). “Besok pagi kita perintahkan tim untuk langsung bekerja,” ungkapnya.

menurutnya, jika adanya pemotangan terhadap insentif guru maka oknum tersebut akan diberikan sangsi tegas. “Jelas kalau ada oknum yang melakukan hal tersebut maka akan diberikan sangsi,” jelasnya.

sebelumnya diberitakan, Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Zulkifli Masruri mengatakan, masing-masing guru honorer menerima bantuan Rp204.300 perbulan.

“Tapi dibayarkan tiap semester atau enam bulan sekali. Kemarin sudah kita bayarkan untuk bulan Januari sampai Juni,” ungkap Zulkifli saat dihubungi, Senin (05/07/2021).

Dia menjelaskan, total anggaran yang digelontorkan untuk pembayaran insentif tersebut mencapai Rp7.354.800.000.

Dia pun memastikan jumlah yang diterima guru honorer sesuai dengan seharusnya. Sebab, pembayarannya langsung ditransfer ke rekening penerima masing-masing.

“Itu langsung dikirim ke rekening masing-masing. Jadi tidak mungkin ada pemotongan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, bantuan itu merupakan bentuk perhatian Pemprov Lampung terhadap guru-guru honorer.

“Sebenarnya ada banyak guru honor, tapi karena kondisi keuangan jadi baru enam ribu yang kita bantu,” paparnya. (*)

Related Posts

About The Author

Add Comment

7 views