Kang Ayi Luruskan Polemik Sekolah Siger:  “Kadisdik Thomas Amirico Justru Proaktif Dukung Program Gratis Bunda Eva”

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG(SB) – Ketua DPP LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) Saepunnaim menyayangkan polemik publik antara Ormas Garuda Berwarna Nusantara (GBN) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung terkait program Sekolah Siger. Menanggapi pernyataan Ketum GBN Johan Syahril yang meminta evaluasi jabatan Kadisdik Thomas Amirico, Kang Ayi sapaan akrabnya meluruskan fakta secara tegas.

“Justru Pak Thomas Amirico menyambut baik inisiatif Sekolah Gratis Walikota Bunda Eva,” tegas Kang Ayi dalam rilis resmi, Senin (14/7/2025).

“Beliau bahkan telah memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi percepat perizinan. Secara personal, saya yakin beliau akan memfasilitasi penuh program mulia ini,” Ucapnya

Kang Ayi menilai pernyataan Johan Syahril telah melenceng dari substansi.

“Wacana evaluasi jabatan itu nyeleneh dan kontraproduktif. Alih-alih sinergi, malah memecah konsentrasi kita dalam menyelesaikan teknis perizinan,” kritiknya.

LPKSM menggarisbawahi sejumlah gebrakan progresif Kadisdik Thomas Amirico yang patut diapresiasi:
1. Reformasi Komite Sekolah : Kebijakan tegas menghapus pungutan membebani orang tua siswa;
2. Respons Cepat Aspirasi Rakyat : Membuka ruang dialog terbuka dengan warga tidak mampu;
3. Dukungan Sistemik : Menyiapkan skema pendampingan kurikulum untuk Sekolah Siger.

“Jangan lupakan prestasi beliau! Penertiban komite sekolah saja sudah bukti komitmennya pada pendidikan inklusif. Untuk hal baik seperti Sekolah Siger, pasti beliau dukung penuh,” tegas Kang Ayi.

LPKSM mengajak seluruh pihak menghindari politisasi pendidikan:
“Stop konfrontasi, fokus pada kolaborasi. Gubernur, Pemkot, dan masyarakat harus bersatu. Tugas kita satu: pastikan ribuan anak tak mampu bisa sekolah tanpa hambatan administrasi.”

Lembaganya siap menjadi mediator untuk memastikan Sekolah Siger beroperasi legal dan berkelanjutan. “Kami akan pantau proses perizinannya. Pendidikan rakyat miskin jangan sampai dikorbankan karena miskomunikasi,” pungkasnya.

(Re)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru