Hingga 31 Mei, Pelayanan Penyebrangan di Tutup

BANDARLAMPUNG(SB)- Pelayanan di Penyebrangan Merak – Bakauheni bagi pejalan kaki, sepeda, sepeda motor, mobil pribadi, kendaraan umum angkutan orang, minibus dan bus mulai 27 April sampai31 Mei 2020 di tutup.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan, penyeberangan tetap diberlakukan bagi kendaraan pengangkut logistik atau barang kebutuhan pokok, obat-obatan dan alat kesehatan.

“Kendaraan pengangkut petugas operasional pemerintah dan petugas penanganan Covid-19, kendaraan pemadam kebakaran, serta ambulance dan mobil jenazah,” katanya saat melakukan coferensi pers bersama awak media di Posko Satgas terpadu gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Senin (27/4/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo mengatakan, Pemeritah pusat telah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman dan pihaknya terus melakukan simulasi untuk larangan mudik, kemarin sudah dipertegas kalau kendaraan roda dua, kendaraan umum, bus, kendaraan pribadi, dan pejalan kaki tidak diperbolehkan ke Lampung.

“Di Provinsi Lampung sudah dilakukan penyekatan namun secara persuasif, di Permen Nomor 25 tahun 2020 tentang simulasi transportasi mudik. Namun, dalam Permen tersebut, ada penumpang yang dikecualikan, sehingga tetap bisa melakukan penyebarangan di Bakauheni – Merak. Seperti TKI, petugas, tetap bisa melintas merak – bakauheni, namun harus melewati rangkai protokol kesehatan yang ada,” katanya.

Lanjut Bambang, kemarin Minggu (26/4/2020) penyeberangan Merak – Bakauheni, baik mobil pribadi, pejalan kaki, kendaraan roda dua hanya sebanyak 100 orang. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sedangkan untuk kendaraan angkutan seperti truk masih diperbolehkan untuk melintas. (*)

Related Posts

About The Author

Add Comment

5 views