Granat Nanas Sisa Perang Ditemukan di Tulang Bawang

- Jurnalis

Sabtu, 3 April 2021 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG(SB) – Polsek Menggala bersama Jibom Gegana Satbrimob Polda Lampung melakukan evakuasi temuan granat nanas oleh warga di Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

Evakuasi terhadap granat nanas ini berlangsung hari Jumat (02/04/2021), pukul 16.45 WIB, yang berada di belakang rumah warga bernama Karmidin (30), berprofesi sopir, warga Kampung Lebuh Dalem.

“Usai di evakusi, granat nanas tersebut langsung dibawa ke lapangan tembak Polres Tulang Bawang untuk dilakukan pemusnahan (pendisposalan), karena di lokasi evakuasi tidak memungkinan disebabkan antusias warga yang menyaksikan kegiatan,” ujar Kapolsek Menggala Iptu Holili mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, Sabtu (03/04/2021).

Lanjut Iptu Holili, pemusnahan (pendisposalan) temuan granat nanas ini dilakukan pukul 17.30 WIB, oleh Jibom Gegana Satbrimob Polda Lampung dan berlangsung lancar serta aman.

Kapolsek menjelaskan, mulanya granat nanas ini ditemukan oleh saksi Ahmad Jaelani (30), hari Rabu (31/03/2021), pukul 11.00 WIB, saat membantu penggalian pondasi rumah milik saksi Supri (35), warga Kampung Lebuh Dalem.

Saksi Ahmad Jaelani menemukan botol air mineral yang dibungkus plastik, setelah dibuka plastik tersebut ternyata berisi granat nanas, lalu dia memberitahukan hal ini kepada saksi Supri selaku pemilik rumah.

Saksi Supri mengambil granat nanas tersebut dan menyerahkannya kepada saksi Karmidin, oleh saksi Karmidin, granat nanas tersebut dibersihkan dan digosok-gosok, kemudian dibawa pulang ke rumahnya. Hari Kamis (01/04/2021), pukul 14.00 WIB, saksi Karmidin melaporkan penemuan granat nanas ini ke Mapolsek Menggala.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Menggala bersama personelnya langsung datang ke rumah saksi Karmidin, lalu dilakukan pemasangan police line, amankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melaporkan secara berjenjang kepada pimpinan.

“Granat nanas temuan warga ini, diduga kuat merupakan peninggalan dari sisa perang kemerdekaan,” tutup Iptu Holili.(*)

Berita Terkait

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung
Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda
Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar
Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan
Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas
Sopiyanto Beri Sambutan Pada Pembukaaan Musrenbang Kecamatan Menggala
KONI Pesawaran Gelar Rakerkab 2026, Fokus Siapkan Atlet Hadapi Porprov X Lampung

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:04 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:32 WIB

MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:59 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda

Senin, 26 Januari 2026 - 00:40 WIB

Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:37 WIB

Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas

Berita Terbaru