Sosok Mayat Ditemukan Terapung Di Laut Mutun Pesawaran

- Jurnalis

Jumat, 2 April 2021 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ditemukan sosok mayat seorang nelayan sedang terapung di Perairan Laut Mutun, Desa Sukajaya, Lempasing, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (2/4/21) sekira pukul 05.50 WIB. Ia terombang-ambing dibawa ombak laut, dengan posisi sedang tertelungkup.

Dari rekaman video amatir nampak mayat tersebut mengenakan kemeja kotak-kotak hitam putih seperti sarung dan celana lejing ketat, warna khaki.

Hermansyah, saksi mata, menyebutkan mulanya ia sedang berada di villa pemancingan ikan laut Mutun. Tiba-tiba ia mendapat informasi dari seorang tamu yang sedang memancing di laut tersebut. Tamu itu melihat seseorang yang diduga telah menjadi mayat. Posisinya sedang terapung di Perairan Laut Mutun dari arah Timur menuju ke Barat Pantai Mutun.

Karena penasaran, saksi yang juga warga Mutun, langsung melakukan pengecekan ke lokasi seperti yang disampaikan tamu tadi menggunakan kapal.

Ternyata benar, ada sesosok mayat sedang terapung dalam keadaan sudah membengkak. Saksi lalu menghubungi anggota Polairud dan Bhabinkamtibmas, serta Polsek Padangcermin.

Saksi yang bekerja sebagai nelayan itu, kembali ke dermaga pemancingan, namun mayat yang terapung itu perlahan-lahan hanyut terbawa angin menuju ke dekat lokasi pemancingan ikan.

Setelah anggota Polairud dan Polsek Padangcermin tiba di tempat kejadian perkara (TKP), mayat tersebut langsung dievakuasi ke dermaga.

Dari hasil pemeriksaan sementara di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sementara penyebab kematian belum diketahui. Mayat anonim tersebut kini sedang dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Pesawaran. (*/SB)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung
Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda
Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar
Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan
Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:04 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:59 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda

Senin, 26 Januari 2026 - 00:40 WIB

Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar

Berita Terbaru