Haru Perpisahan di MIN 1 Pesawaran, 2 Guru Purna Bakti, “Jasamu Tak Terlupakan”

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Suasana haru menyelimuti Aula MIN 1 Pesawaran, Sabtu (4/4/2026). Lembaga pendidikan tersebut menggelar acara temu pamit untuk dua guru yang memasuki masa purna bakti, yaitu Asmawiyah, S.Pd. dan Hj. Irniwati, S.Pd.I.

Bukan tanpa alasan haru menyapa. Pasalnya, kedua sosok pendidik ini telah mengabdikan separuh hidup mereka untuk dunia pendidikan.

Kepala MIN 1 Pesawaran, H. Firmansyah, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Asmawiyah telah mengabdi selama kurang lebih 39 tahun, sementara Hj. Irniwati lebih dari 30 tahun.

“Banyak prestasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan madrasah. Ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian panjang mereka,” ujar Firmansyah dengan nada haru di hadapan seluruh keluarga besar madrasah.

Keduanya dikenal sebagai guru yang disiplin dan penuh dedikasi. Tak hanya mengajar, Asmawiyah dan Irniwati juga berperan besar dalam mencetak siswa-siswi berprestasi dan berkarakter di MIN 1 Pesawaran.

Meski secara kedinasan masa tugas telah usai, Firmansyah menegaskan bahwa tali silaturahmi tidak akan pernah putus.

“Ini hanya akhir masa tugas, bukan akhir hubungan kekeluargaan. Kami berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga selamanya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, kedua guru purna bakti menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Mereka juga memberikan pesan terakhir yang menyentuh hati para guru muda.

“Teruslah berinovasi, jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Masa depan madrasah ada di tangan adik-adik semua,” pesan Asmawiyah dan Irniwati dengan suara bergetar.

Sebagai bentuk penghargaan tertinggi, pihak madrasah memberikan cenderamata khusus. Penghargaan itu menjadi simbol ucapan terima kasih yang tak terhingga atas jasa-jasa mereka selama puluhan tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Acara perpisahan pun ditutup dengan sesi foto bersama dan salim-salaman, dibanjiri air mata haru sekaligus rasa bangga. Selamat purna tugas, Ibu Guru. Jasamu akan selalu dikenang. (Re)

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru