Daerah  

Berbagi Takjil, Adi Erlansyah dan Istri Diserbu Warga untuk Berfoto

PRINGSEWU – Bakal Calon Bupati Pringsewu Adi Erlansyah beserta istri Nana Adi Erlansyah berbagi takjil dalam rangka safari ramadhan yang ke 21 memasuki bulan suci Ramadhan di tugu Gajah Maliosewu, Sabtu (30/03).

Banyak warga yang antusias untuk berfoto bareng dengan Adi Erlansyah dan Nana Adi Erlansyah baik Anak muda maupun orang dewasa.

Ratmi mengatakan, dirinya meminta foto dengan Pak Adi karena beliau mengenggap Pak Adi Erlansyah sebagai bapaknya Pringsewu.

“Saya anggap Pak adi Bapaknya Pringsewu karena berkat pak Adi Maliosewu ada dan sangan membantu ekonomi masyarakat disini.”ungkapnya.

Selain berbagi takjil, mantan Pj Bupati 1 tahun 9 Bulan ini juga mengadakan diskusi dengan berbagai komunitas yang ada di Pringsewu. Salah satunya kesenian kuda kepang Turonggo Cipto Manunggal (TCM).

Menurut ketua TCM Hariyadi, fokus dalam komunitas ini adalah seni dan budaya jawa yang ada di kabupaten Pringsewu. Dengan kehadiran Pak Adi di Pringewu saya ingin Pringsewu lebih maju lagi di bidang keseniannya.

“Saya berharap Pak Adi menjadi Bupati Pringsewu dan bisa membawa seni dan budaya khususnya kudang kepang lebih diminati warga pringsewu.”harapnya.

Bukan hanya kudang kepang, Hariyadi juga ingin semua kesenian yang ada si Pringsewu lebih kedepan dan banyak diminati warga.

“Jadi kita ingin semua kesenian di Pringsewu Maju dan mendapatkan tempat. Melalui Program-Program yang sudah kita buat bersama.”paparnya.

Disii lain,  Adi Erlansyah menyambut baik atas kehadiran Komunitas TCM yang sudah hadir, apa lagi melaui seni dan budaya. Kehadiran pemerintah adalah tidak lain untuk memajukan daerahnya untuk kesejahteraan saja melainkan untuk memajukan keseniannya.

Sebenarnya, dikatakan Adi memajukan seni dan budaya sudah ada dalam Undang-undang. Dan dirinya berharap seluruh elemen dan masyarakat saling bersinergi untuk membuat seni dan budaya mengakar di kabupaten Pringsewu.

“Saya  berharap kita dapat bersama-sama membangun seni dan budaya, apalagi peran pemuda dalam mencintai seni khususnya kuda lumping saya temukan di pringsewu.”jelasnya.

Ditambahkan Adi, Saya ingin membangun pringsewu bukan hanya fisik nya saja tetapi juga non fisik seperti seni dan budaya yang ada di pringsewu.

“Ini juga salah satu misi saya jika saya dikehendaki oleh Allah untuk memimpin kabupaten Pringsewu. Dan itu tidak akan berhasil tanpa bantuan masyarakat dan penggiat seni dan budaya yang ada di Pringsewu.”tandasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.