Lampung Selatan (SB) – Guna menjamin keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan dalam Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Lampung Selatan secara proaktif menggelar pemeriksaan kesehatan rutin dan komprehensif.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/1/2026) ini menyasar seluruh 47 karyawan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kedaton 2. Pemeriksaan difokuskan pada deteksi dini Hepatitis A melalui tes cepat (rapid test) yang dilakukan secara steril di area dapur SPPG.
“Kesehatan personel di dapur merupakan faktor krusial karena mereka bersentuhan langsung dengan konsumsi masyarakat. Kami ingin memastikan semua karyawan SPPG adalah orang-orang yang sehat dan bebas penyakit menular, sehingga kualitas makanan yang dihasilkan benar-benar terjamin,” tegas Kabag Perencanaan Polres Lampung Selatan, AKP Abkoriah, yang memimpin kegiatan ini.
Hadir mendampingi, Kasi Dokkes Ipda dr. Nabil Abdurrahman, Kasat Intel AKP Justin, dan Kasi Humas AKP I Wayan Susul.
Ipda dr. Nabil Abdurrahman menjelaskan alasan pemilihan Hepatitis A sebagai bagian dari skrining. “Hepatitis A menjadi atensi khusus karena sangat mudah menular melalui makanan, air liur, maupun kontak cairan tubuh lainnya. Pemeriksaan kami lakukan dengan mengambil sampel darah dari ujung jari untuk dicampur dengan larutan reagen,” jelasnya.
Hasil Optimal, Semua Dinyatakan Sehat
Hasil pemeriksaan membawa kabar menggembirakan. Seluruh 47 karyawan SPPG Kedaton 2 dinyatakan negatif Hepatitis A.
“Alhamdulillah, hasil pengecekan menunjukkan seluruh karyawan dinyatakan negatif Hepatitis A. Ini artinya semua tim di SPPG Kedaton 2 sehat dan layak melanjutkan tugas pengolahan makanan dengan standar yang aman,” tegas dr. Nabil.
Sebelumnya, para karyawan juga telah melalui rangkaian skrining kesehatan yang ketat, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, TBC, HIV, hingga tes narkoba.
Komitmen Pengawasan Berkala
Polres Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan kesehatan secara berkala di lingkungan SPPG. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga standar sanitasi dan keamanan pangan tertinggi.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung kesuksesan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis di wilayah Lampung Selatan. Masyarakat harus yakin bahwa makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga diproses oleh tenaga yang sehat dan dalam lingkungan yang diawasi,” pungkas AKP Abkoriah.
Dengan adanya jaminan kesehatan ini, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat. (Re)






