Polemik Pengelola Baru Parkir Pasar Impres Kalianda, Dadan Hutari: Jangan Bawa-bawa Nama Bupati

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA(SB) – Issue pergantian pengelolaan parkir di Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan yang mencuat belakangan ini membuat pengelola lama mulai geram. Hal ini mendapat sorotan dari Aliansi Kearifan Lokal Indonesia (AKLI) Lamsel, Sabtu (3/5/2025).

Ketua AKLI Lamsel, Dadan Hutari menceritakan, kisruh pengelolaan parkir Pasar Inpres ini terjadi akibat desas-desus akan digantinya pihak pengelola lama dengan salam satu organisasi masyarakat (ormas). Sehingga, menimbulkan kegalauan dari para pekerja parkir lama yang sudah bertahun-tahun menggantungkan kehidupannya dari parkir tersebut.

Baca Juga :  Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Ikrar Cinta Kepada NKRI

“Semestinya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamsel tidak serta merta mengeluarkan surat pergantian pengelola parkir. Karena ini menyangkut priuk orang yang bisa menimbulkan gejolak ditengah kondusifitas daerah,” ungkap Dadan kepada awak media.

Dia berharap, Kepala Dishub Lamsel bisa menelaah dan mengkaji ulang soal pergantian pengelola parkir di pasar milik pemerintah tersebut. Terlebih, ada kabar jika pergantian pengelola parkir itu membawa nama Bupati Lamsel.

“Saya kira Pak Bupati tidak mengetahui soal ini. Jangan bawa-bawa nama bupati. Ini bisa menjadi gejolak di kalangan masyarakat. Jangan main ganti sepihak. Ini bahaya. Bisa mendegradasi kepemimpinan Pak Bupati,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPD KNPI Pesawaran Bersama IKA PMR SMAN 1 Padang Cermin Berbagi Paket Sembako dan Takjil Gratis

AKLI Lamsel, lanjutnya, sangat mendukung pengelola parkir Pasar Inpres tetap yang lama. Karena, memang mereka adalah orang asli Kalianda yang sudah berjuang sejak lama mengurus dan menata parkir di Pasar tersebut.

“Intinya AKLI mendukung pengelola parkir lama tetap melakukan aktivitas nya. Jangan sampai diganti sepihak dan mengakibatkan kekisruhan ditengah kondusifitas daerah yang sedang adem ayem seperti ini,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

NasDem Tendang Sahroni & Nafa dari DPR
MUI Lampung Serukan Damai: Jangan Biarkan Aspirasi Ditunggangi Anarkis
KI Lampung Disorot: Lembaga Transparansi yang Tertutup
Anggaran Rekrutmen KI–KPID Nihil, Diskominfo Lampung Disorot DPRD
Komisioner Kadaluarsa Tetap Digaji
Di Tengah Seruan Hemat, Pemprov Lampung Kucurkan Rp1,3 Miliar untuk Ziarah
Jaga Investasi Berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III Perkuat Sinergi dengan Kejari Kampar
KPK Diminta Turun, Anggaran Fantastis Biro Kesra Lampung Disorot
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:00 WIB

NasDem Tendang Sahroni & Nafa dari DPR

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:00 WIB

MUI Lampung Serukan Damai: Jangan Biarkan Aspirasi Ditunggangi Anarkis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:15 WIB

KI Lampung Disorot: Lembaga Transparansi yang Tertutup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 07:51 WIB

Anggaran Rekrutmen KI–KPID Nihil, Diskominfo Lampung Disorot DPRD

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:59 WIB

Komisioner Kadaluarsa Tetap Digaji

Berita Terbaru

HEADLINE

NasDem Tendang Sahroni & Nafa dari DPR

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:00 WIB

Hukum Dan Kriminal

Lawan Balik Korban KDRT, Kuasa Hukum Sebut Upaya Kriminalisasi

Sabtu, 30 Agu 2025 - 09:55 WIB