Pertama di Lampung, Pemkab Tanggamus Luncurkan Mobile PCR

TANGAMUS(SB) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Kesehatan, terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid -19 salah satunya pengadaan Mobile RT-PCR yang pertama di Lampung.

Karena mengingat kasus Covid19 Mobile RT – PCR Lab dipercaya bertujuan untuk membantu mempercepat penanganan kasus Covid -19. Kabupaten Tanggamus mengambil kebijakan dengan menyediakan fasilitas Laboratorium Mobile.

Dr. M Nur. Msi selaku penanggung jawab hasil pemeriksaan dan time khusus pelaksanaan opresional Mobile PCR mengatakan, pemeriksaan tidak membutuhkan waktu lama sejak sampel difedarasi hanya membutuhkan waktu 2 jam, dan alat ini sebenarnya ada 8 sampel syarat pemeriksaannya tetap harus mengaturkan Control positif dan Control negatif.

“Artinya setiap kali kita melakukan siklus harus ikut kita periksa misalkan sampel ada 2, dan empat pemeriksaan yang kita lakukan, kebetulan ini yang kita deteksi target oralex 1 A, B dan N kalo target itu muncul Insya Allah memang benar benar Covid-19,” pungkasnya.

“Seperti diketahui bersama bahwa waktu lalu hasil pemeriksaan paling cepat lima sampai 7 hari pada padat padatnya kasus Covid 19, Tanggamus sudah ada 3.192 sampel dan semua diperiksa di Lamkesda atau Laboratorium yang ditunjuk oleh Provinsi,” ungkapnya Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat .

Taufik Hidayat dalam sambutannya menyampaikan perkembangan terkini Covid-19 kasus konfirmasi sampai hari ini 564 dengan kematian 27 dan yang sembuh 531 pasien yang masih menjalankan isolasi mandiri ada 6 orang. Kamis (22/4/21).

Masih kata Kadiskes, untuk vaksinasi covid-19 dengan sasaran penduduk dari usia 18 sampai lansia itu ada sekitar 418, 249,000 orang, dan yang sudah dilakukan tahapan – tahapan vaksinasi muali dari tahapan pertama adalah vaksin nakes dengan realisasi antara 86% sampai 89%.

“Lansia kita sudah boleh di vaksinasi namun sedikit, sekarang sedang mengkaper jamaah haji dan kedepan, nanti kita lakukan vaksinasi lansia untuk yang diluar atau selain jamaah haji,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk pejabat publik atau tempat tugas pemilik ini sudah mencapai 11% sampai 13% dan secara keseluruhan dari 418,249.000.
Orang yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama 5.512 atau 1,32% dan dosis yang kedua 4.865 atau 1,16%.

“Kami masih berharap nanti distribusi vaksin dari pusat bisa benar benar berjalan sesuai dengan rencana,” tambahnya.

Dalam pemaparan Kadiskes Kabupaten Tanggamus mengatakan, Negara kita memang sedang bekerja dan ada perbaikan – perbaikan aplikasi termasuk pendistribusian Vaksin yang nantinya akan membuat seperti efektif dan efisien distribusi vaksin sesuai dan kebutuhan masing-masing termasuk kabupaten.

Terkait vaksinasi Covid-19 Dinkes Kabupaten Tanggamus sudah melaksanakan vaksinasi untuk tenaga umum yaitu, guru TK, SD, dan SMP, sementara difokuskan di Kecamatan Kotaagung, karena masih terbatasnya jumlah vaksin yang ada dengan sasaran sekitar 500 orang ini dilakukan oleh Puskesmas Kotaagung.

Untuk guru SMA Sederajat masih memprioritaskan SMA Negeri yang tersebar dibeberapa kecamatan dengan sasaran 382 orang, yaitu di Kecamatan Semaka, Kecamatan Kotaagung, Kecamatan Gunung Alip, Kecamatan Pulau Panggung, Kecamatan Cukuh Balak, dan Kecamatan Kelumbayan Barat.

“Nanti dalam perkembangan penerimaan Vaksin berikutnya kita penuhi untuk seluruh guru sesuai dengan sasaran yang sudah terupdate,” tuturnya.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya mengucapkan syukur, karena telah menanti sekian lama Mobile PCR dari tahun 2020 yang mana ini merupakan upaya dari kita semua untuk dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 dan langkah antisipatif dari pemerintah untuk menurunkan angka kasus Covid 19.

“Memang prosesnya cukup panjang beberapa tahap yang harus dilalui seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, namun Alhamdllah hari ini kita sudah bisa Launching sudah dapat kita lakukan pemeriksaan di Kabupaten Tanggamus,” tuturnya Bupati.

Bupati pun menjelaskan bahwa kita telah kembali ke zona kuning yang sebelumnya kita berada di zona orange, ada 3 tiga Kabupaten Tanggamus, Waykanan, Mesuji tetapi ini akan terus berubah bagaimana upaya kita komitmen kita, apakah Tanggamus ini akan berada didalam zona merah bahkan, orange, kuning atau apa yang menjadi harapan kita kembali zona hijau.

Kembali ke Mobile PCR tentunya ini akan dapat mempermudah untuk kita semuanya dan dapat memperoleh hasil pemeriksaan swab, kalau tadi dilaporkan akan memakan waktu yang cukup lama bisa sampai 5 atau 7 hari baru kita dapatkan hasilnya tentunya kita bersekuensi ketika kita melakukan pemeriksaan yang lama dan yang di khawatirkan penyebarannya akan bertambah.

Karena kemungkinan yang diperiksa walopun sudah kita ingatkan edukasi, maka kita himbau untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah, berinteraksi dengan siapa kontak eratnya, kemungkinan itu pasti ada, semakin lama waktunya semakin besar pula kemungkinannya penyebaran virus Corona yang akan terjadi.

Dengan adanya Mobile PCR yang lebih mudah kita jangkau kemudian karena berada di Kabupaten Tanggamus dan khusus pemeriksaan contoh sampel yang di ambil dari mereka, atupun stek Covid-19 maka pemeriksaan akan lebih cepat bahkan hanya 2 jam, kecuali memang apabila ada kasus penambahan yang banyak sehingga kemungkinan penambahan durasi waktu.

Bupati Tanggamus, Hj, Dewi Handajani menjelaskan, bahwa virus Corona atau Covid-19 adalah wabah yang mendunia, Kabupaten Tanggamus mungkin dapat kita jaga apabila secara keseluruhan di level dunia ini, memang masih belum tuntas maka kemungkinan akan terus terjadi.

“Oleh karenanya pencegahan dan kesadaran secara mandiri bagi kita semuanya itu, tidak bosan – bosannya saya himbau saya ajak, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar benar ini menjadi upaya kita,” ungkapnya Bupati.

Jadi jangan anggap virus Corona atau Covid -19 ini tidak ada kita juga sudah lihat bersama Kabupaten Tanggamus mengalami, ada 27 orang kematian. Jangan biarkan kasus Covid -19 ini semakin bertambah, jangan biarkan kasus Covid ini meluas jangan biarkan korban jiwa semakin banyak.

Bupati juga menambahkan, bahwa virus Corona ini memberikan dampak sangat luar biasa pada seluruh sendi kehidupan umat manusia, bagi perekonomian kita bagi kesehatan kita dan hal hal lainnya termasuk juga pelayanan kepada masyarakat. “Karena mari kita bertekad dengan komitmen kita bersama berdisiplin dengan prokes dan juga mengikuti anjuran pemerintah yaitu vaksinasi Covid -19,” pungkasnya Bupati

Kegaiatan tersebut dihadiri Kajari David Palapa Duarsa, Asisten Bidang Pemerintahan Faturrahman, Asisten Bidang Ekobang Sukisno, Kadis Kesehatan Taufik Hidayat, Kadis Kominfo Sabaruddin, dr. Welly Stefanus Direktur RS Panti Secanti, dr. Muhammad Nur Penanggung jawab hasil pemeriksaan PCR, Letda Inf. Sugiono, Pa Sandi Kodim/0424Tanggamus, Iptu Iswoyo Polres Tanggamus, dan 4 Orang Perwakilan KUPT Puskesmas Tanggamus. (ADV)

Related Posts

About The Author

Add Comment

18 views