Operasi Yustisi Covid-19, 22 Orang Tidak Patuhi Proyokol Kesehatan Diberi Sanksi

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2020 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Kasat Sabhara Polres Pesawaran AKP Elvis Yani, S.H mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.IK, M.H memimpin pelaksanaan apel persiapan kegiatan Ops Yustisi Covid-19 yang diikuti personel gabungan Kepolisian Polres Pesawaran Polda Lampung bersama personel TNI Koramil Gedung Tataan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pesawaran bertempat dijalan Ahmad Yani, Desa Gedung Tataan, Sabtu (19/09/2020).

Kasat Sabhara dalam kegiatan apel menyampaikan bahwa kegiatan Ops Yustisi Covid-19 ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) pandemi Covid-19. Pelaksaanaan kegiatan Ops Yustisi Covid-19 ini menyasar masyarakat dan pelaku usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes Covid-19 salah satunya menerapakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan Menjaga Jarak),” Ujarnya.

“Selain menghimbau masyarakat untuk menerapkan prokes, personel gabungan juga akan melaksanakan mobiling, stasioner, memberikan teguran kepada masyarakat yang tidak patuh prokes, memerintahkan para pelaku usaha untuk menyediakan tempat cuci tangan, dan mensosialisasikan Pergub No. 45 dan Perbup No. 26 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19”.

Selanjutnya personel gabungan yang terdiri dari 20 personel Polres Pesawaran, 10 personel Koramil dan 8 personel Satpol PP dibagi kedalam 2 tim untuk melaksanakan Ops Yustisi Covid-19 kesejumlah tempat seperti Pasar/Pertokoan, Minimarket serta melaksanakan himbauan dan tindakan kepada pengendara yang tidak menggunakan masker saat melintas dijalan Lintas Ahmad Yani, Desa Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

“Dalam kegiatan Ops Yustisi Covid-19 didapati masyarakat yang masih melanggar tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) berupa masker dan telah diberikan sanksi sebanyak 22 orang berupa tindakan fisik berupa Push Up sebanyak 16 orang, Menyanyikan lagu Nasional sebanyak 3 orang dan Teguran lisan sebanyak 3 orang,” Tutup Kasat Sabhara.

Dari pantauan personel yang turun kelapangan kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar serta kegiatan berakhir hingga pukul 11.30 WIB. (*/SB)

Berita Terkait

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau
MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”
Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi
Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun
Pendamping Desa Gelar IST, Perkuat BUMDes Se-Kecamatan Kedondong Hadapi Pemeringkatan 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Rabu, 15 April 2026 - 19:37 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau

Selasa, 14 April 2026 - 14:54 WIB

MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”

Jumat, 10 April 2026 - 14:19 WIB

Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi

Kamis, 9 April 2026 - 20:29 WIB

Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap

Berita Terbaru