Nanda Indira Lakukan Anjau Silau Dengan Masyarakat Adat Di Kecamatan Padang Cermin

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Bentuk kepedulian terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya Lampung, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi gelar Khatu Kusuma Inton melakukan Anjau Silau dengan masyarakat adat di Kecamatan Padang Cermin, Selasa (25/6/2024).

Nanda Indira yang juga sebagai pembina Tuwalo Hanau MPAL Kabupaten Pesawaran mengajak seluruh elemen masyarakat adat Kecamatan Padang Cermin untuk bersama-sama Pemkab Pesawaran melestarikan adat istiadat yang ada sejak turun temurun warisan leluhur.

“Karena Pemerintah Kabupaten Pesawaran membutuhkan masukan dari masyarakat adat untuk anak-anak kita sebagai penerus agar tetap faham dan menjunjung tinggi adat istiadat hingga masa ke depan,” kata Nanda saat sambutan.

Dirinya juga menuturkan, MPAL Padang Cermin harus dapat selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat untuk kepentingan bersama demi mencapai hasil terbaik.

“Karena MPAL merupakan wadah masyarakat adat sebagai sarana silaturahmi pemuka adat baik masayarakat adat Lampung Pepadun maupun Saibatin sehingga terjadi keharmonisan antar masyarakat,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga menyampaikan, adat istiadat dan budaya Lampung bisa tergerus oleh modernisasi zaman jika tidak dijaga bersama-sama.

“Dari hal yang kecil generasi muda sudah kerap meninggalkan adat, adok dipakai hanya saat menikah, kami MPAL Kabupaten Pesawaran hadir disini bertujuan mengajak semua punyimbang untuk melestarikan adat bersama MPAL,” kata Farifki.

Ditambahkan Farifki, MPAL Kabupaten Pesawaran akan terus mencari cara agar program pelestarian adat Lampung dapat intens dilakukan MPAL bersama Pemkab  Pesawaran.

“Alhamdulillah Pemkab Pesawaran mendukung penuh program pelestarian adat Lampung, contohnya giat Anjau Silau MPAL di 11 Kecamatan yang ada di Pesawaran,” tambahnya.

“Apalagi sudah ada aturan-aturan terkait adat baik pegawai memakai pakaian adat dan berbahasa Lampung di waktu-waktu tertentu,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur
Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir
Suara Pemuda Pesawaran: KNPI Serukan Dukungan Penuh, Polri Harus Tetap Dibawah Komando Presiden
Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas
Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:24 WIB

Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:37 WIB

Suara Pemuda Pesawaran: KNPI Serukan Dukungan Penuh, Polri Harus Tetap Dibawah Komando Presiden

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:37 WIB

Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP

Berita Terbaru