Mahasiswa KKN UINRIL Upayakan Konservasi Air Melalui Pembuatan Lubang Resapan Biopori

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Afif Rifqi Yonada dan Sulkeflee Samoh

Mahasiswa Kelompok 77 KKN Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung (UINRIL) melakukan inovasi lingkungan dengan membuat lubang resapan biopori di Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung sebagai upaya konservasi air. Selama dua hari kegiatan telah terbuat 25 lubang biopori dari target 100 lubang sebagai upaya mengatasi genangan air dan mengelola sampah organik rumah tangga.

Hari ini, Sabtu (19/7), kegiatan tersebut mendapat kunjungan langsung dari Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat – LP2M UINRIL, Dr. Eko Kuswanto, S.Si., M.Si., didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Agneshna Rahmatika Kusuma, M.Si. dan Koordinator Kelompok 77 Thoriq Adrian, serta seluruh mahasiswa anggota kelompok. Dalam kunjungan itu, Dr. Eko melakukan uji coba daya resap air pada salah satu lubang biopori yang telah diisi sampah organik,
“Saya melakukan uji coba resapan air pada lubang biopori yang telah terisi limbah organik rumah tangga, dan air dapat terserap dengan volume cukup banyak ke dalam biopori, ini sebuah hasil yang memuaskan,” ujar Dr. Eko Kuswanto saat meninjau lokasi.

Menurut Thoriq Adrian, program ini dirancang untuk menjawab keluhan warga terkait genangan air dan penumpukan sampah basah. Selain biopori, mahasiswa juga melakukan edukasi dan sosialisasi manfaat biopori secara langsung ke rumah-rumah warga.
“Kami tidak hanya membuat lubang resapan biopori, tetapi juga memberikan penyuluhan dan edukasi ke warga tentang perawatan biopori. Saat kami mengadakan kegiatan senam bersama di lapangan Kelurahan Tanjung Senang kami sosialisasikan terkait pembuatan biopori dan perawatannya, hal ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi warga,” jelas Thoriq. Namun, pelaksanaan di lapangan menghadapi beberapa tantangan. Beberapa rumah memiliki halaman yang sudah disemen, sehingga menyulitkan proses pengeboran. Selain itu, alat pemecah batu yang tersedia kurang memadai, sehingga memperlambat pengerjaan.

Mahasiswa KKN juga akan melakukan penghijauan di sekitar titik-titik biopori untuk memperkuat fungsi resapan air. Warga RT 13 Kelurahan Tanjung Senang bahkan mengusulkan pembangunan sumur resapan, mengingat wilayah tersebut rawan banjir saat hujan deras.

Program biopori dan penghijauan ini menjadi salah satu program unggulan KKN Terintegrasi UIN Raden Intan tahun 2025 dimana pada seluruh penjuru Kota Bandar Lampung akan dibuat 23.500 lubang resapan biopori dan akan ditanam 23.500 bibit pohon pada 126 kelurahan. Diharapkan, kegiatan ini tidak berhenti saat KKN selesai, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh warga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Berita Terkait

Qudratul Ajak Guru Dituba Siap hadapi Perkembangan Digital 
Dalam Rangka meriahkan HUT Ke-29 Disdikbud Tuba Gelar LCT Tingkat SD dan SMP
Sambut HUT Ke -29 Tahun Disdikbud Tuba Gelar LCT di 15 Kecamatan
Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan
Lagi Lagi MBG berulah Puluhan Siswa SD Keracunan Makanan
Prodi Ilmu Hukum FH UTB Lampung Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT
PP Yayasan Padepokan Walisongo Tirto Mahoning Suci, Sukses laksanakan HSN
Pembangunan SDM Lewat Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Tubaba Resmikan Renovasi SDN 13 Lambu Kibang

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:39 WIB

Qudratul Ajak Guru Dituba Siap hadapi Perkembangan Digital 

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:59 WIB

Dalam Rangka meriahkan HUT Ke-29 Disdikbud Tuba Gelar LCT Tingkat SD dan SMP

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:42 WIB

Sambut HUT Ke -29 Tahun Disdikbud Tuba Gelar LCT di 15 Kecamatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:41 WIB

Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:26 WIB

Lagi Lagi MBG berulah Puluhan Siswa SD Keracunan Makanan

Berita Terbaru