PRINGSEWU(SB) – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPC KWRI) Kabupaten Pringsewu berlangsung khidmat dan demokratis. Bertempat di Pringsewu, forum yang diikuti oleh seluruh pemegang hak suara ini secara musyawarah dan mufakat menetapkan Jamhari sebagai Ketua DPC KWRI Pringsewu untuk periode kepengurusan selanjutnya, Kamis (19/10).
Sidang dibuka dengan pimpinan sidang sementara oleh Bustari Pulam Suaga, S.H. Setelah tata tertib disepakati, forum kemudian memilih Rahmad Budiyanto sebagai pimpinan sidang tetap yang memimpin jalannya persidangan hingga penetapan keputusan akhir.
Dalam suasana penuh kebersamaan, seluruh peserta sepakat menetapkan Jamhari sebagai ketua terpilih. Keputusan tersebut langsung dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk legitimasi forum tertinggi di tingkat cabang.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka KWRI dari pimpinan sidang kepada Jamhari. Momen ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus amanah organisasi yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.
Dalam sambutan perdananya, Jamhari menyampaikan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme internal dan menjaga soliditas organisasi. Ia juga menegaskan pentingnya menjalankan tugas jurnalistik sesuai koridor Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
“Kami berkomitmen menjaga integritas organisasi serta mendorong seluruh anggota untuk bekerja secara independen, akurat, dan bertanggung jawab demi kepentingan publik,” ujar Jamhari.
Muscab ke-V ditutup dengan doa bersama. Harapan besar disematkan agar kepengurusan baru mampu membawa DPC KWRI Pringsewu semakin solid, serta memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah dan fungsi kontrol sosial yang profesional serta bermartabat.
Tentang DPC KWRI Pringsewu
DPC KWRI Pringsewu merupakan organisasi kewartawanan yang beranggotakan wartawan aktif dan praktisi media di Kabupaten Pringsewu. Organisasi ini berkomitmen mencetak insan pers yang berintegritas serta ikut serta dalam memajukan dunia pers yang sehat dan independen. (Re)






