Holding Perkebunan Nusantara Dorong UMKM Naik Kelas, PTPN IV PalmCo Gelar PelatihanBusana Premium Berbasis Wastra

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terusmenggenjot pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya melalui pelatihan intensifpembuatan busana premium berbasis kain tradisional(wastra). Pelatihan yang berlangsung di LaSalle College Jakarta, salah satu lembaga pendidikan mode terkemuka di Indonesia, bertujuan mendorong UMKM naik kelas dan siap bersaing di pasar nasional maupunglobal.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategisperusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM sekaligus menjaga kelestarian budaya Indonesia.

“Kami memilih sektor wastra karena selain memilikipotensi ekonomi besar, kain tradisional juga merupakanidentitas dan kebanggaan bangsa. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku UMKM mampu mengolah wastramenjadi produk busana premium yang memiliki nilaitambah dan daya saing internasional,” ujar Jatmiko di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Pelatihan yang digelar selama delapan hari sejak 1 September ini diikuti oleh sepuluh peserta terpilih darilima regional PTPN IV PalmCo, mulai dari Sumatera Utara, Riau, Jambi, hingga Kalimantan. Program inidirancang agar peserta memperoleh pemahamanmenyeluruh mulai dari desain, pola, hingga produksiready-to-wear.

Hijrah Saputra, pemilik brand Tebing Batik Collection asal Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, mengakumendapat pengalaman baru yang sangat berharga.“Selama ini kami hanya membuat pakaian dari bahanyang tersedia di pasaran. Melalui pelatihan ini, kami belajar membuat produk busana siap pakai dari kainkami sendiri,” kata Hijrah.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang disediakanPTPN IV PalmCo, mulai dari penjemputan, penginapan, hingga fasilitas pelatihan yang profesional. Semuabiaya ditanggung perusahaan, dan tutornya sangat ramah juga sabar. Kami berharap pelatihan ini berlanjutagar kemampuan kami terus meningkat,” tambahnya.

Cerita serupa datang dari Anjani Futri Astria, penerususaha Batik Jambi Mariana yang berdiri sejak 1991. Anjani mengaku mengikuti pelatihan ini tanpa bekalkemampuan menjahit. “Saya benar-benar belajar darinol. Setiap materi saya pelajari sungguh-sungguhkarena ini pengalaman yang sudah lama saya tunggu,” ujarnya.

Dengan ilmu yang didapat, Anjani kini lebih percaya dirimengelola tim produksi di Jambi. Sebelumnya sayamenyerahkan semua kepada tukang jahit, sekarangsaya bisa mengawasi pola dan bahkan mulai membuatdesain sendiri. Ke depan, saya berharap ada pelatihankhusus desain motif dan fashion,” ujarnya.

Senada dengan itu, Harianti Pangabean, pemilik usahaPenjahit Annur asal Medan, juga mengungkapkanmanfaat besar dari metode pelatihan di LaSalle College.“Metode pengajaran sangat berbeda dari caratradisional yang saya tahu. Teknik modern lebih cepatdipahami, dan instruktur sangat sigap membantu,” kata Harianti.

Ia berharap program ini dapat berlanjut dengandukungan alat produksi seperti mesin jahit dan obrasagar usaha mereka semakin berkembang hingga kepasar internasional.

Sementara itu Jennifer Agrilah, instruktur LaSalle College yang sudah mengajar sejak 2013, mengakuterkesan dengan semangat belajar para peserta.“Banyak yang belum pernah menjahit atau membuatpola sebelumnya, tapi mereka antusias, rajin, dan sabar. Tantangannya adalah mengajarkan teknik dasardengan cara menyenangkan, terutama menggunakankain tradisional yang memiliki motif khusus,” ujarnya.

Menurut Jennifer, pelatihan ini memberikan pengalamanlangsung mengenai standar industri garmen, sehinggapeserta bisa mengembangkan desain dan produksidengan baik. “Harapan saya, wastra Indonesia tetaplestari dan punya daya saing tinggi di pasar nasionalmaupun global,” tutup Jennifer.

Berita Terkait

PTPN IV Regional VII Perkuat Kompetensi SDM Melalui Pelatihan Sertifikasi Drone untuk Mendukung Operasional Perkebunan Modern
PTPN IV Palmco, Subholding Perkebunan Nusantara Apresiasi 32 Pemanen Terbaik melalui Program Journey Of Excellence Bersama Keluarga
Di Tanah Titipan Leluhur, Baduy Menolak Tunduk pada Zaman
Mantap, Lampung Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
Sejak Hari Pertama Bencana, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Aceh Tamiang
Holding Perkebunan Nusantara Melalui TJSL PTPN IV Regional III Perkuat UMKM Ayam Petelur Penopang Ketahanan Pangan Lokal
Gotong Royong Petani Mitra Binaan PTPN Group, Kumpulkan Donasi Ratusan Juta Rupiah untuk Aceh

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:29 WIB

PTPN IV Regional VII Perkuat Kompetensi SDM Melalui Pelatihan Sertifikasi Drone untuk Mendukung Operasional Perkebunan Modern

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:27 WIB

PTPN IV Palmco, Subholding Perkebunan Nusantara Apresiasi 32 Pemanen Terbaik melalui Program Journey Of Excellence Bersama Keluarga

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:07 WIB

Di Tanah Titipan Leluhur, Baduy Menolak Tunduk pada Zaman

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:58 WIB

Mantap, Lampung Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:32 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru

Berita Terbaru