FKPPIB Kampanyekan 1000 Spanduk Dukungan KPK dan Kejagung Tindak Tegas Kasus Korupsi di BUMN

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – 2 Juni 2024 – Forum Komunikasi Putra Putri Indonesia Bersatu (FKPPIB) “Wadah Aspirasi Putra Putri Karyawan BUMN” hari ini meluncurkan kampanye nasional untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam upaya mereka membersihkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari korupsi.

Kampanye ini akan melibatkan pemasangan 1000 spanduk di seluruh provinsi di Indonesia dimana kordinator daerah Forum Putra Putri karyawan BUMN ini terbentuk jawa, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Lalu, Sumatera yakni Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Aceh dan Sumatera Utara.

“Kami prihatin dengan maraknya korupsi di BUMN dan menjadi atensi FKPPIB yang notabene orang tua kami bekerja dan mencari nafkah di perusahaan BUMN. ” Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) telah membuat perusahaan BUMN lambat untuk maju bahkan cenderung mundur. Dan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak citra BUMN dan menghambat pembangunan nasional”, kata Tezza Aldiano Goivanny, Ahad (3/6/24024).

FKPPIB juga menyerukan kepada pemerintah untuk mendukung penuh langkah KPK dan Kejagung dalam memproses kasus korupsi ditubuh perusahaan plat merah dibawah komando Kementerian BUMN. Hal ini termasuk memperkuat mekanisme pengawasan, meningkatkan transparansi, dan menindak tegas pelaku korupsi.

“BUMN sebagai pilar perekonomian Indonesia harus menjadi contoh bagi penerapan asas-asas pedoman umum Good Corporate Gavernance (GCG) yang disebut TARIF, yaitu: Transparency (transparansi), Accountability (akuntabilitas), Responsibility (tanggung jawab), Independence (kemandirian), dan Fairness (kesetaraan dan kewajaran)”, tegas Aktivis Alumni Teknik ITERA.

Senada ketua Korda Lampung Vino Santana, menjelaskan gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran putra putri karyawan BUMN dan masyarakat tentang pentingnya memerangi korupsi dimanapun terkhusus di BUMN. Provinsi Lampung sebagai embrio kampenya dan akan dijewantahkan provinsi lain. Dan spanduk-spanduk tersebut akan dipasang di lokasi-lokasi strategis di seluruh Indonesia.

FKPPIB adalah organisasi yang mewakili kepentingan lebih dari ribuan bahkan jutaan putra putri karyawan Karyawan BUMN di seluruh Indonesia.

“Kampanye ini bentuk dukungan dan menunjukkan kepada KPK dan Kejagung bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan mereka melawan korupsi di BUMN. “Seluruh elemen FKPPIB dan masyarakat Indonesia mendukung mereka, kami siap membantu mereka dalam segala hal yang kami bisa”, tambah Vino. (**).

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru