Diduga Dianiaya ASN Warga Tanjung Kerta Lapor Polisi, Berikut Kronologisnya

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2020 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pada hari Minggu tanggal 9 Februari pukul 16:15 WIB FS (37) Warga Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Yang berprofesi Sebagai ASN, saat berangkat untuk main Volly, di tengah perjalanan ke lapangan anaknya NF (7) menangis karna Pancingnya ketinggalan disungai sawah belakang rumah. Kamis, (13/2/2020).

Menurut keterangan FS, Setelah mengambil Pancing arah pulang bersama dengan anaknya, tiba-tiba diberhentikan oleh saudara OZ yang sudah mengikutinya dari arah belakang.

Menurut FS (korban) tidak ada angin dan sebab saudara OZ langsung mengeluarkan golok (sajam) dan langsung menendang hingga terjatuh.

“Setelah saya terjatuh lalu OZ (Pelaku) menebaskan goloknya ke pundak dan leher saya sebanyak 6 kali, bahkan OZ (Pelaku) menebaskan goloknya ke arah anak Saya NF (7th) dan saya tangkis menggunakan tangan kiri saya.” Terangnya dengan nada geram.

FS mengatakan, kejadian itu di lihat oleh YM (Saksi) yang berada disawah berdekatan dengan kejadian. Setelah melakukan penganiayaan
Lalu OZ (Pelaku) lari ke arah perkampungan desa Tanjung Kerta.

Kemudian FS menjelaskan, “Setelah kejadian itu saya (FS) pulang dan menghampiri OZ di rumahnya, Dan sesampai di rumah OZ, Saya (FS) memanggil OZ tapi tidak keluar dari rumah, Lalu saya dalam keadaan emosi melempar kaca rumah OZ (Pelaku) untuk memancing OZ keluar rumah”, terangnya.

Selanjutnya datang Ayah dan Keponakan FS untuk melerai

“Kemudian datang ayah saya Murtado (70) dan Keponakan saya Akbar (17) menghalangi dan mengajak untuk pulang dan melerai,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, Lanjut FS (Korban) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek kedondong

“Saya langsung Melapor Ke Pihak Berwajib Polsek Kedondong guna dilakukan Proses Hukum yang Berlaku dengan Nomor Laporan : LP/B-117/II/2020/SPK/POLDA LAMPUNG/RES/SEK KEDONDONG, tanggal 10 Februari 2020. dan Langsung Melakukan Visum diklinik didampingi 2 Orang anggota Polisi Sektor Kedondong,” lanjutnya.

Kemudian, FS menyayangkan atas kejadian tersebut ada beberapa Pihak yang dengan sengaja memelintir fakta dan keadaan yang sesungguhnya dan tersebar di media Online

“Bahwa dari keterangan saksi Ys yang diangkat dari media tersebut dia tidak pernah Menyatakan siap menjadi saksi, dan saudara Ys tidak pernah memberikan kesaksian tersebut,” Katanya.

Dengan adanya dugaan Berita Hoax yang tersebar dimedia sosial tersebut, pihak keluarga Korban Fs berencana melaporkan Media tersebut kepada pihak berwajib. (Aristama/SB)

Berita Terkait

Semarak Ramadhan, DPK KNPI Kedondong Bagikan Takjil di Jumat Berkah
Bakti Sosial Ramadan PTPN IV Regional VII di Kebun Rejosari, Salurkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat Sekitar
Sambut HUT Ke -29 Tahun Disdikbud Tuba Gelar LCT di 15 Kecamatan
Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan
Tuba Bersedih, 7 Orang Keracunan MBG
Lagi Lagi MBG berulah Puluhan Siswa SD Keracunan Makanan
Keluarga Diintimidasi dan Asset Disita Rentenir, Korban Malah Jadi Terlapor 
KNPI Kedondong Dukung Penataan Lokasi Pedagang Takjil Sesuai Surat Edaran Camat Kedondong

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:09 WIB

Semarak Ramadhan, DPK KNPI Kedondong Bagikan Takjil di Jumat Berkah

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:19 WIB

Bakti Sosial Ramadan PTPN IV Regional VII di Kebun Rejosari, Salurkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat Sekitar

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:42 WIB

Sambut HUT Ke -29 Tahun Disdikbud Tuba Gelar LCT di 15 Kecamatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:41 WIB

Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:26 WIB

Lagi Lagi MBG berulah Puluhan Siswa SD Keracunan Makanan

Berita Terbaru