PESAWARAN(SB) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan bantuan program bedah rumah kepada Alfian (33), warga Pasar Baru, Kecamatan Kedondong. Penyerahan bantuan senilai Rp 16.000.000 secara tunai ini dilaksanakan pada Senin (29/12/2025) di kediaman penerima, yang kondisinya hampir roboh. Kegiatan ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Camat Kedondong, Irwan Rosa, S.H., sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

Kehadiran Irwan Rosa bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari pengawasan dan dukungan aktif pemerintah kecamatan terhadap program sosial. Dalam sambutannya, Camat menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Pesawaran atas kepedulian dan kontribusinya meringankan beban masyarakat.
“Kehadiran kami hari ini adalah wujud sinergi antara institusi zakat dan pemerintah daerah. Kami ingin memastikan bantuan ini sampai kepada yang benar-benar membutuhkan dan digunakan sesuai peruntukannya, yaitu untuk perbaikan rumah sehingga layak huni,” ujar Irwan Rosa di lokasi. Ia berharap program seperti ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak keluarga kurang mampu di wilayahnya.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS Pesawaran disaksikan oleh Camat, Ketua DPD Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kabupaten Pesawaran, Desmi Saputra, S.E., serta perwakilan dari unsur agama, Ustadz Endang yang didampingi Ustadz Ahmad Ilham.
Ustadz Endang menegaskan, program bedah rumah merupakan implementasi nyata dari kepedulian sosial BAZNAS dalam menyediakan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi masyarakat prasejahtera.
Sementara itu, Alfian, penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. “Semoga bantuan ini bisa segera digunakan untuk memperbaiki rumah kami. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak, termasuk Bapak Camat yang hadir langsung,” katanya penuh haru.
Melalui aksi nyata ini, BAZNAS Pesawaran kembali menegaskan komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, didukung oleh kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya. (Re)






