RSUD Pesawaran Minim Ventilator, Pemkab Pesawaran Usulkan Bantuan ke Kemenkes RI

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2020 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Dengan keterbatasan jumlah ventilator atau alat bantu pernafasan yang ada, sementara kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) terus mengalami peningkatan sejak beberapa waktu terakhir, maka Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengusulkan bantuan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Harun Tri Djoko mengungkapkan, permintaan bantuan ventilator kepada Kemenkes RI tersebut disampaikan melalui DPR RI maupun DPRD Provinsi Lampung, yang tentunya diharapkan untuk bisa direalisasikan, mengingat keberadaan ventilator di rumah sakit plat merah tersebut masih terbatas sehingga sangat dibutuhkan dalam rangka menghadapi kemungkinan terburuk dengan meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten setempat.

“Kemungkinan minggu depan bantuan ventilator tersebut akan disalurkan oleh Kemenkes melalui Dinkes Provinsi Lampung, dan tentunya harapan kami RSUD Pesawaran menjadi salah satu prioritas, terlebih dari seluruh kabupaten kota di Lampung hanya ada tujuh yang mengusulkan,” kata Harun.

Keberadaan ventilator, kata Harun, sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien terpapar Covid-19 khususnya yang mengalami gangguan pernafasan. Terlebih RSUD tersebut memiliki tiga ruang isolasi dan hanya memiliki satu unit ventilator.

“Beberapa waktu lalu kita mendapatkan bantuan satu unit, jadi saat ini hanya ada satu unit,” kata dia.

Ventilator tersebut, kata dia, merupakan salah satu peralatan medis yang cukup mahal yakni sekitar Rp200 juta lebih. Karena itu keterbatasan anggaran menjadi kendala bagi pihaknya untuk melakukan penambahan.

“Saat ini ada satu ventilator, kita sangatembutuhkan tambahan Ventilator lagi, dan semoga itu bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat, karena melihat kondisi saat ini tentu dikhawatirkan pasien Covid-19 yang kita tangani membludak,” imbuhnya. (Suprihadi)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Brigif 4 Marinir/BS Gelar Media Gathering
Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot
Atlet Taekwondo MTsN 2 Pesawaran Borong Prestasi di Kejuaraan “Ksatria Nusantara PBTI Series 2”
Irham Jafar Lan Putra Lantik Relawan sekaligus Gelar Rakerda DPD PAN kabupaten Tuba
Acara Rakerda PSI Tuba, Panitia Dan Keamanan Halangi Wartawan Meliput
Kepala Puskesmas Kedondong Turun Langsung, Kawal Implementasi ILP di 12 Desa
Aksi Damai Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh, BPN Pesawaran Berkomitmen Proses Sertipikat Tanah 329 Hektare
Konferkab PWI IX, Erwinsyah Nahkodai PWI Tulang bawang  ‎

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:06 WIB

Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Brigif 4 Marinir/BS Gelar Media Gathering

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:53 WIB

Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot

Senin, 13 Juli 2026 - 15:02 WIB

Atlet Taekwondo MTsN 2 Pesawaran Borong Prestasi di Kejuaraan “Ksatria Nusantara PBTI Series 2”

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:19 WIB

Irham Jafar Lan Putra Lantik Relawan sekaligus Gelar Rakerda DPD PAN kabupaten Tuba

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:10 WIB

Acara Rakerda PSI Tuba, Panitia Dan Keamanan Halangi Wartawan Meliput

Berita Terbaru