Diduga Abaikan Protokol Kesehatan, Bawaslu dan Gugus Tugas Pesawaran Diminta Tegas

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2020 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Lampung Yusdianto mendorong Pemerintah Kabupaten Pesawaran Khususnya Gugus Tugas dan Bawaslu melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang melibatkan orang banyak yang dilakukan oleh para calon bupati setempat.

Dari pantauan saungberita.com di Lapangan pasangan calon bupati M Nasir dan Naldi Rinara melakukan beberapa kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak seperti mancing gratis di Kecamatan Way Lima di duga menyalahi aturan.

Dalam kegiatan tersebut, dinilai bertolak belakang dengan program pemerintah tahun 2020 ini yang menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Terlihat kegiatan yang dihadiri langsung oleh Calon Bupati Pesawaran M Nasir, Antusias warga yang hadir dibarangi dengan tidak menggunakannya protokol kesehatan.

Yusdianto mengatakan dalam kegiatan calon bupati yang melibatkan orang banyak seharusnya mendapat pengawasan dari Bawaslu terhadap protokol kesehatan.

“Dalm Peraturan KPU nomor 6 dan perubahan nomor 10 tahun 2020, sudah jelas disampaikan dalam mengumpulkan massa atau sosialisasi harus memerhatikan protokol kesehatan, apalagi sekarang dalam proses pendaftaran,” kata dia.

Dimasa Pandemi Covid 19 (Corona), bukan hanya penyelengara yang memperhatikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, namun para pihak yang mengikuti. “Harusnya kesehatan masyarakat di jaga, jangan sampai abai, seperti jaga jarak, tempat kegiatan juga harus aman dan bersih,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan tersebut jangan sampai menjadi klaster baru, sehingga dirinya minta pihak-pihak yang berwenang agar melakukan tindakan.

“Seharusnya Bawaslu melakukan pemanggilan terhadap calon yang tidak menerapkan protokol kesehatan, karena berdampak pada kesehatan masyarakat jangan sampai menjadi klaster baru dan melakukan kegiatan dengan aturan yang telah disepakati bersama,” jelasnya.

Selain Penyelenggara pemilu, Pemerintah Pesawaran juga seharusnya mengambil tindakan terhadap kegaiatan yang tidak menggunakan protokol kesehatan.

“Ini harusnya diklarifikasi jangan sampai di biarkan, pemerintah dan penyelenggaran diminta tidak takut dalam menindak para calon,” pungkasnya.

Sementara, Saat dikonfirmasi oleh media saungberita.com, meski menemukan adanya dugaan pelanggaran, Bawaslu mengaku masih akan mengkaji secara internal. Jika memang memungkinkan untuk diproses, maka akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Selain itu Juru bicara Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga enggan berkomentar. (Tim)

Berita Terkait

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 
Ketua PWI Tuba Desak Polisi Usut tuntas Kasus Percobaan Pembunuhan Wartawan
Dituduh kuasai Tanah milik Petrus, warga kampung DWT jaya Merasa dirugikan
Danbrigif 4 Marinir/BS Resmi Buka Latgabma Super Garuda Shield (SGS) Marfor 2026 di Yonif 7 Marinir

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 05:48 WIB

Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 11:58 WIB

Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎

Rabu, 2 September 2026 - 19:51 WIB

Ketua PWI Tuba Desak Polisi Usut tuntas Kasus Percobaan Pembunuhan Wartawan

Berita Terbaru