Nanda Indira gelar Khatu Kusuma Enton Anjau Silau Masyarakat Adat di Pesisir Pesawaran

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi gelar Khatu Kusuma Enton mengunjungi masyarakat adat Makhga Punduh dan Makhga Pedada, Rabu (26/6/2024).

Nanda pada acara Anjau Silau tersebut menitik beratkan pada pentingnya menjaga keberagaman adat budaya, sehingga menurutnya diperlukan komunikasi yang baik antara masyarakat adat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran.

“Keanekaragaman adat istiadat sudah menjadi saka guru dan menjadi khasanah budaya bangsa khususnya di Kabupaten Pesawaran, guna generasi penerus,” kata Nanda.

Ia berpesan agar seluruh masyarakat adat di Kabupaten Pesawaran dapat bersatu padu dalam kaitan pelestarian adat budaya.

“Jangan bosan-bosan berkomunikasi satu sama lain guna mewujudkan keamanan, ketertiban, dan membantu pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.

Sementara, Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat adat dua makhga yang telah menerima kehadiran jajaran pengurus MPAL Kabupaten Pesawaran bersama Pembina Tuwalo Hanau MPAL Pesawaran.

“MPAL Pesawaran hadir untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat adat Lampung Saibatin dan Pepadun yang ada di Kabupaten Pesawaran, sehingga tidak tergerus oleh kemajuan zaman yang semakin canggih,” kata Farifki.

“Karena jika kita semua masyarakat adat tidak peduli dengan adat dan budaya Lampung, tentu generasi penerus bisa jadi akan melupakan adat budaya Lampung, warisan leluhur kita,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat adat yang ada di Kecamatan Punduh Pedada dan Kecamatan Marga Punduh untuk terus melestarikan adat dan budaya sesuai dengan tata titi adat Lampung.

“Saya berharap masyarakat adat di kabupaten Bumi Andan Jejama untuk terus menjaga persatuan dalam melestarikan adat dan budaya Lampung, khususnya di masyarakat adat Makhga Punduh dan Makhga Pedada. Selesaikan persoalan apa pun di masyarakat dengan musyawarah dan mufakat, sehingga persoalan selesai dengan baik,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 11 September 2026 - 09:02 WIB

Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Berita Terbaru