Kostiana Soroti Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Program MBG

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Kostiana,

Wakil Ketua DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Kostiana,

Bandar Lampung (infoepenting.co.id) — Wakil Ketua DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Kostiana, menyoroti kebijakan pengalokasian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut mengambil porsi dari anggaran pendidikan dalam APBN Tahun Anggaran 2026.

Dari total anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun, sekitar Rp223,5 triliun atau 29 persen dialokasikan untuk program MBG. Nilai tersebut bahkan melampaui pagu sejumlah kementerian yang secara langsung mengelola sektor pendidikan, seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp56,6 triliun serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi sebesar Rp61,8 triliun.

Menanggapi hal itu, Kostiana menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang, terlebih anggaran pendidikan saat ini disebut telah mengalami pengurangan akibat efisiensi.

“Kita tentu mengapresiasi program MBG. Namun, kami tidak sepakat apabila pendanaannya memangkas anggaran pendidikan. Seharusnya MBG memiliki pos anggaran tersendiri dan tidak mengorbankan sektor pendidikan,” ujar Wakil Ketua DPRD Lampung itu, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, pendidikan merupakan aspek fundamental dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menyayangkan apabila anggaran pendidikan justru digunakan untuk program di luar kebutuhan utama sekolah.

Kostiana mencontohkan masih banyaknya kondisi sekolah yang memprihatinkan, baik dari sisi bangunan maupun sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

“Di berbagai wilayah, kita masih melihat sekolah dengan fasilitas yang sangat terbatas dan kondisi bangunan yang kurang layak. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah,” katanya.

Ia menilai, jika anggaran pendidikan tidak terpecah untuk program lain, pemerintah dapat lebih fokus pada pemerataan fasilitas, rehabilitasi, serta revitalisasi sekolah-sekolah yang rusak.

“Alangkah baiknya anggaran pendidikan ini benar-benar dioptimalkan untuk menjawab minimnya fasilitas pendidikan di berbagai daerah,” tambahnya.

Selain infrastruktur, Kostiana juga menyoroti persoalan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa besarnya anggaran pendidikan semestinya sejalan dengan peningkatan kesejahteraan dan penghormatan terhadap guru.

“Kita juga perlu mendengarkan berbagai keluhan terkait kepantasan kesejahteraan serta bagaimana penghormatan kita terhadap guru-guru,” tegasnya.

Berita Terkait

Pengurus DPD PAN Silaturahmi Sekaligus Halal Bihalal Bersama Wabup Tuba
Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan
Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru
Reses Maraton di Lampung Tengah, Munir Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Pembangunan 6 Ruas Jalan Provinsi
Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan
Iswan H. Caya dan Imelda Tegaskan Lampung Harus Nikmati Nilai Tambah
IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas
Reses di Kemiling, Andika Dicurhati Porsi MBG

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 10:07 WIB

Pengurus DPD PAN Silaturahmi Sekaligus Halal Bihalal Bersama Wabup Tuba

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:33 WIB

Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:58 WIB

Reses Maraton di Lampung Tengah, Munir Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Pembangunan 6 Ruas Jalan Provinsi

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:54 WIB

Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru