KI Lampung Tekankan PPID Pesisir Barat Harus Maksimal Sebagai Wajah Keterbukaan Informasi

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KI Lampung Tekankan PPID Pesisir Barat Harus Maksimal Sebagai Wajah Keterbukaan Informasi

Pesisir Barat – Visitasi Evaluasi dan Monitoring (e-Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025 untuk Kabupaten Pesisir Barat digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini menempatkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) sebagai PPID Utama dalam fokus evaluasi Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung.

Tim Komisioner KI Provinsi Lampung yang mengikuti kegiatan secara daring terdiri dari:
Erizal, S.Ag., M.H. (Ketua KI), Syamsurrizal, S.H., M.M., Dery Hendryan, S.H., S.I.P., M.H., serta Ir. Ahmad Alwi Siregar. Mereka menyampaikan arahan sekaligus penegasan pentingnya penguatan PPID di Kabupaten Pesisir Barat.

Sementara itu, peserta dari Pemkab Pesisir Barat yang mengikuti Zoom dari Ruang Batu Gukhi (Media Center Diskominfotiksan) meliputi:

* Dipron Aripin, S.H. – Kepala Bidang IKP Diskominfotiksan
* Ahmad Nalpa, S.Kom – Kepala Bidang Aptika Diskominfotiksan
* Broto Sisworo – Kabag Pengadaan Barang dan Jasa
* Rohani, S.I.Kom. – Perwakilan Bapelitbangda
* Guritno Iswandoko – Perwakilan BKPSDM
* Chintia Prajakiani – Perwakilan Inspektorat

Dalam arahannya, Komisioner KI Lampung menegaskan bahwa fungsi PPID tidak sekadar administratif, tetapi merupakan garda terdepan dalam pemenuhan hak masyarakat terhadap informasi.

“PPID harus disiapkan secara serius karena ini adalah wajah pimpinan yang mencerminkan komitmen Pemerintah Daerah terhadap transparansi. PPID wajib maksimal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tiga elemen utama dalam UU KIP—Badan Publik, PPID Utama, dan PPID Pelaksana—harus bekerja secara sinergis untuk mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Presentasi hasil e-Monev menunjukkan perlunya peningkatan pada beberapa aspek internal di Pemkab Pesisir Barat. Salah satu perhatian khusus adalah optimalisasi sistem pengadaan barang dan jasa (Barjas) yang sudah berbasis aplikasi sejak 2018, namun masih memerlukan penguatan efektivitas dan transparansi.

Seluruh perangkat daerah diharapkan memperkuat komitmen dan kerja sama demi meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik.

Pada akhir kegiatan, Komisi Informasi Provinsi Lampung memberikan apresiasi atas komitmen awal Pemkab Pesisir Barat serta berharap semangat perbaikan dan transparansi ini terus ditingkatkan untuk membangun pemerintahan yang semakin informatif, akuntabel, dan responsif.(rls)

Berita Terkait

Kabel WiFi Diduga Jadi Penyebab Pengendara Terjatuh di Lampura, ITN Lampung Selesaikan Secara Kekeluargaan
IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas
Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib di Depan Balai Keratun
Pengamat: Kadiskes Lampung Layak Dievaluasi
Sektor Vital Tersendat, Dinkes Lampung Klaim Krisis Anggaran
Di Tanah Titipan Leluhur, Baduy Menolak Tunduk pada Zaman
Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur
Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:23 WIB

Kabel WiFi Diduga Jadi Penyebab Pengendara Terjatuh di Lampura, ITN Lampung Selesaikan Secara Kekeluargaan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:03 WIB

IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:08 WIB

Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib di Depan Balai Keratun

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:42 WIB

Pengamat: Kadiskes Lampung Layak Dievaluasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:39 WIB

Sektor Vital Tersendat, Dinkes Lampung Klaim Krisis Anggaran

Berita Terbaru