Reses di Kampung Lempuyang Bandar, Dewi Nadi Dicurhati Warga Soal Infrastruktur dan Fasilitas Umum

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, melanjutkan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Balai Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu, 26 Februari 2025. Dalam kegiatan ini, Ni Ketut Dewi Nadi mendengarkan berbagai keluhan dan usulan yang disampaikan oleh masyarakat setempat, terutama terkait dengan kebutuhan akan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum di desa tersebut.

Salah satu keluhan utama yang disampaikan oleh warga Kampung Lempuyang Bandar adalah mengenai pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) di Dusun II, sebagai fasilitas umum yang digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti rapat, acara desa, dan kegiatan lainnya.

Selain itu, warga juga mengusulkan agar pembangunan jalan hotmix di beberapa ruas jalan yang ada di kampung mereka segera direalisasikan. Mereka mengeluhkan kondisi jalan yang penuh dengan lubang dan tidak rata, sehingga menyulitkan kendaraan yang melintas, terutama pada musim hujan. Masyarakat berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih untuk pembangunan jalan yang bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain masalah infrastruktur jalan, masalah kebutuhan air bersih juga menjadi keluhan penting yang disampaikan oleh warga. Mereka mengusulkan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, yang selama ini menjadi persoalan utama di daerah tersebut. Warga merasa kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, terutama pada musim kemarau. Keberadaan sumur bor diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih secara lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, perbaikan sistem drainase juga menjadi salah satu usulan yang penting. Banyak daerah di Kampung Lempuyang Bandar, terutama di kawasan pemukiman warga, sering tergenang air akibat buruknya drainase. Warga mengusulkan agar drainase di sepanjang jalan utama dan kawasan pemukiman diperbaiki agar air bisa mengalir dengan lancar dan mencegah terjadinya genangan yang bisa merusak lingkungan dan properti warga.

Ni Ketut Dewi Nadi mendengarkan dengan penuh perhatian setiap keluhan dan usulan yang disampaikan oleh masyarakat. Ia mengungkapkan rasa prihatin atas kondisi infrastruktur dan fasilitas umum yang ada di Kampung Lempuyang Bandar. “Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi ini. Semua yang disampaikan tentu akan kami perjuangkan di DPRD Provinsi Lampung agar bisa terealisasi dalam anggaran pembangunan yang akan datang,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.(*)

Berita Terkait

Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan
Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru
Reses Maraton di Lampung Tengah, Munir Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Pembangunan 6 Ruas Jalan Provinsi
Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan
Iswan H. Caya dan Imelda Tegaskan Lampung Harus Nikmati Nilai Tambah
IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas
Reses di Kemiling, Andika Dicurhati Porsi MBG
Jihan Lantik Ela Jadi Ketua Mabicab Lamtim

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:33 WIB

Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:58 WIB

Reses Maraton di Lampung Tengah, Munir Serap Aspirasi dan Sosialisasikan Pembangunan 6 Ruas Jalan Provinsi

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:54 WIB

Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:14 WIB

Iswan H. Caya dan Imelda Tegaskan Lampung Harus Nikmati Nilai Tambah

Berita Terbaru