2 Warga Natar Yang Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Minggu, 13 November 2022 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – 2 orang warga Natar tenggelam di Embung Desa Pemanggilan ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (13/11/2022).

Kejadian berawal pada pukul 13.00 WIB saat 2 anak mandi di embung, kemudian 2 anak tersebut tenggelam dan ditolong oleh Bayudin (pemancing yang ada di sekitar lokasi). Kemudian 1 anak berhasil di selamatkan, dan 1 anak yang bernama Rado (12) tenggelam, serta Bayudin (25) pun ikut tenggelam ketika berusaha menyelamatkan Rado. Keduanya merupakan warga Kec. Natar Kab. Lampung Selatan.

Basarnas Lampung menerima info dari Bp. Rohman (aparat desa pemanggilan) pukul 13.30 WIB. Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah langsung mengerahkan 1 tim rescue untuk menuju lokasi dan melaksanakan pencarian dan pertolongan.

Tim tiba di lokasi pukul 14.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang sudah berada di lokasi yaitu Polsek Natar, dan aparat Desa Pemanggilan. Selanjutnya tim melaksanakan asessment dengan menggunakan perahu karet dan AquaEye untuk mendeteksi perkiraan lokasi korban tenggelam.

Setelah dilakukan pencarian dengan menggunakan AquaEye ditemukan indikasi dari lokasi korban yang tenggelam. Selanjutnya tim menurunkan tim selam ke titik yang diperkirakan korban berada.

Pada pukul 16.35 WIB setelah dilakukan penyelaman tim SAR Gabungan berhasil menemukan Rado (12) dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.

Kemudian pukul 16.40 WIB korban kedua Bayudin (25) berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dengan melaksanakan penyelaman. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.

Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. yang diwakili oleh Kepala Seksi Operasi Didit Permana, S.Kom. membenarkan info tersebut.

“Setelah dilakukan assesment dengan menggunakan AquaEye, ditemukan titik diperkirakan posisi korban yg tergambar dgn cluser tanda X pada jarak 20 mtr sudut 45°, kedalaman 3,5 mtr. Selanjutnya tim SAR Gabungan melaksanakan penyelaman berdasarkan hasil tersebut dan alhamdulilah kedua korban berhasil ditemukan.” Ujar Didit.(***)

Berita Terkait

Kabel WiFi Diduga Jadi Penyebab Pengendara Terjatuh di Lampura, ITN Lampung Selesaikan Secara Kekeluargaan
IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas
Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib di Depan Balai Keratun
Pengamat: Kadiskes Lampung Layak Dievaluasi
Sektor Vital Tersendat, Dinkes Lampung Klaim Krisis Anggaran
Di Tanah Titipan Leluhur, Baduy Menolak Tunduk pada Zaman
Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur
Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:23 WIB

Kabel WiFi Diduga Jadi Penyebab Pengendara Terjatuh di Lampura, ITN Lampung Selesaikan Secara Kekeluargaan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:03 WIB

IJP Pastikan Tetap Kritis dengan Menjaga Profesionalitas

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:08 WIB

Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib di Depan Balai Keratun

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:42 WIB

Pengamat: Kadiskes Lampung Layak Dievaluasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:39 WIB

Sektor Vital Tersendat, Dinkes Lampung Klaim Krisis Anggaran

Berita Terbaru

Berita

Kembali, Angin Puting Beliung Menghantam 89 Rumah Di Tuba

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:12 WIB