Yayasan Abdul Hakim Dilaporkan ke Polda Lampung Terkait Alih Fungsi Lahan Sawah dan Dugaan Korupsi Dana BOS

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) melaporkan Ketua Yayasan Abdul Hakim, Toto Taviv Susilo, ke Polda Lampung dan Kejaksaan Negeri Pesawaran. Laporan tersebut menyangkut dua dugaan pelanggaran utama: alih fungsi lahan sawah di zona hijau dan dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai miliaran rupiah.

Ketua Umum FMPB, Mursalin MS, menegaskan bahwa yayasan yang menaungi SDIT IQRO, TKIT IQRO, dan SMPIT IQRO ini dinilai telah “keterlaluan dan keblinger”. Menurutnya, yayasan kerap menimbun sawah untuk pembangunan ruang kelas tanpa izin yang jelas.

“Kami yakin bantuan dari pusat tidak akan turun kalau Pusat tau lokasi pembangunannya di pesawahan zona hijau. Kami menduga ada pemalsuan data lokasi dalam pengajuan bantuan,” tegas Mursalin, Senin (29/9/2025).

Lebih lanjut, Mursalin menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan. Pembangunan di lahan basah tersebut diduga telah merusak saluran air dan mengganggu irigasi sawah petani di sekitarnya. Selain itu, FMPB juga mempertanyakan standar konstruksi bangunan tiga lantai milik yayasan yang diduga tidak memenuhi standar, serta kemungkinan perluasan lahan yang mencaplok tanah pemakaman.

Atas dasar itu, FMPB melaporkan yayasan ini dengan melampirkan dugaan pelanggaran terhadap UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Saat dikonfirmasi, Ketua Yayasan Abdul Hakim, Toto Taviv Susilo, mengaku tidak mengetahui adanya laporan tersebut. “Saya justru tidak tau masyarakat yang melapor yang mana, tidak pernah kesini juga,” jawabnya singkat. (Re)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru