Warga Resah, Galian PTPN di Dekat Pemukiman Berpotensi Telan Korban

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sejumlah warga Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, mengeluhkan keberadaan galian tanah di area perbatasan antara pemukiman penduduk dan perkebunan kelapa sawit milik PTPN 1 Regional 7. Galian tersebut memiliki panjang sekitar satu kilometer, dengan kedalaman hampir empat meter dan lebar sekitar empat meter.

Menurut keterangan Bu Lia, salah seorang warga yang juga ibu rumah tangga, galian tersebut sudah ada sejak Februari 2025 dan hingga kini belum dilakukan penutupan oleh pihak perusahaan. Ia khawatir, keberadaan galian itu dapat membahayakan keselamatan anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.

“Di sekitar galian itu banyak anak-anak kecil. Kami khawatir kalau mereka terperosok atau jatuh ke dalam lubang, karena dalamnya hampir empat meter,” ujar Bu Lia, Kamis (9/10/2025).

Selain berpotensi membahayakan anak-anak, ia juga menuturkan bahwa area galian tersebut sering tergenang air saat musim hujan, bahkan bisa mencapai ketinggian dua meter. Kondisi itu dikhawatirkan menjadi sarang hewan berbisa yang mengancam keselamatan warga dan hewan peliharaan.

“Kalau hujan, airnya menggenang dalam. Belum lagi banyak kambing warga yang tidak bisa melintas. Kami berharap pihak perusahaan bisa menutup kembali galian itu atau setidaknya membuat jembatan agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Asli Gelar Pengikhan Peduka, salah satu tokoh adat Desa Halangan Ratu. Ia menilai keberadaan galian tersebut sangat berisiko bagi keselamatan masyarakat sekitar.

“Coba bayangkan, kalau musim hujan air bisa mencapai dua sampai tiga meter tanpa ada pagar pengaman. Bagaimana kalau ada anak-anak tercebur ke dalam? Siapa yang akan bertanggung jawab?” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar PTPN 1 Regional 7 segera menutup kembali galian tersebut demi keselamatan masyarakat dan hewan ternak. Ia turut meminta perhatian Bupati Pesawaran, DPRD, serta instansi terkait untuk turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami minta pihak perusahaan segera menutup kembali galian itu. Pemerintah daerah juga harus turun tangan demi keselamatan warga Desa Halangan Ratu,” pungkasnya.

Sementara terkait keluhan masyarakat halangan ratu kecamatan negri Katon kabupaten pesawaran,sampai saat ini pihak PTPN 1 regional 7 belum memberikan keterangan terkait pengalian tanah sekitar perkebunan sawit di pinggir pemukiman penduduk yang di perkirakan mencapai kedalaman kurang lebih 4 meter dan lebar 4 meter serta panjang satu kilometer tersebut. (Rilis)

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orang Tua, MTsN 2 Pesawaran Perkuat Pendampingan Tahsin Al-Qur’an Siswa
Semarak Ramadhan 1447 H, MIN 1 Pesawaran Gelar Shalat Dhuha dan Tadarus Bersama
Hari ke-18 Ramadhan, Pesona Pesawaran Gelar Bukber Pererat Silaturahmi dan Jaga Kekompakan
AGPAII Lampung Tengah Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian dan Penguatan Iman di Bulan Ramadan
MIN 1 Pesawaran Gelar Ta’limu Ta’lim Edisi Kedua dalam Rangkaian Semarak Ramadhan 1447 H
Safari Ramadhan Di Desa Sinar Harapan Berlangsung Khidmat Dan Penuh Keakraban
Semarak Ramadhan, DPK KNPI Kedondong Bagikan Takjil di Jumat Berkah
Bakti Sosial Ramadan PTPN IV Regional VII di Kebun Rejosari, Salurkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat Sekitar

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:16 WIB

Sinergi Sekolah dan Orang Tua, MTsN 2 Pesawaran Perkuat Pendampingan Tahsin Al-Qur’an Siswa

Senin, 9 Maret 2026 - 10:09 WIB

Semarak Ramadhan 1447 H, MIN 1 Pesawaran Gelar Shalat Dhuha dan Tadarus Bersama

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:38 WIB

Hari ke-18 Ramadhan, Pesona Pesawaran Gelar Bukber Pererat Silaturahmi dan Jaga Kekompakan

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:19 WIB

AGPAII Lampung Tengah Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian dan Penguatan Iman di Bulan Ramadan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:13 WIB

MIN 1 Pesawaran Gelar Ta’limu Ta’lim Edisi Kedua dalam Rangkaian Semarak Ramadhan 1447 H

Berita Terbaru