Warga Minta Pemda Selesaikan Konflik Agraria Dengan PT BMM

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2020 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN (SB) – Ratusan warga Kampung Gunung Sangkarang, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan mengelar aksi demo di depan kantor Bupati Kabupaten Way Kanan, Senin (27/1/2020).

Aksi demo warga ini dilakukan untuk menuntut hak atas lahan ratusan Hektar Milik Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran yang telah di kuasai dan di tanami kelapa sawit oleh PT BMM.

Dalam aksi tersebut masyarakat Gunung Sangkaran menyampaikan 3 tuntutan yang diminta yaitu : (1) Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran meminta kepada PT BMM untuk meninggalkan wilayah Gunung Sangkaran, (2) masyarakat Kampung Gunung Sangkaran meminta Kepada PT BMM untuk menghentikan segala macam aktivitas, dan (3) usir PT BMM dari Kampung Gunung Sangakaran.

Eeng koordinator aksi dalam orasi nya menyampaikan masa minta Pemerintah Kabupaten Way kanan dapat menyelesaikan konflik agraria PT BMM dengan Masyarakat Kampung Gunung Sangakaran yang hingga kini belum ada penyelesaian.

“Meskipun dasar hak wilayah mereka sudah jelas.di lihat dari batas alam, keterangan tokoh, peta administrasi tahun 1995, dan Pemerintah Way Kanan telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbub) No 17 tahun 2019, tentang batas wilayah 3 Kampung, yakni Kampung Tanjungraja Giham, Kampung Segara Midar dan Kampung Gunung Sangkaran, namun PT BMM tetap mengabaikan,” tegas eeng.

Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Way Kanan Saipul, mewakili Pemerintahan setempat mengatakan pemerintah Kabupaten Way Kanan sesuai kewenangan dan kapasitasnya jika ada permintaan fasilitasi berbagai permasalahan tentu kita akan fasilitasi namun terkait permasalahan Kampung Gunung Sangkaran dengan PT BMM ini memang tidak mudah peyelesaiannya, hanya saja jika ada niat bersama sama kedua belah pihak untuk saling mencari jalan tengah mungkin dapat selesai.

“Ya dalam waktu dekat Pemkab Way Kanan akan memanggil PT BMM untuk mencari solusi penyelesaian sengketa angraria ini, kita akan fasilitasi pertemuan antara Perwakilan Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran dan PT BMM untuk duduk bersama mencari penyelesain masalah tersebut,”kata Saipul. (Dadang/Ms)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru