Uji Coba Budidaya Ikan Koi, Bupati Dendi: Diharapkan Bisa Menjadi Ladang Bisnis Masyarakat 

- Jurnalis

Rabu, 27 Juli 2022 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PESAWARAN(SB) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa kabupaten berjuluk ‘Bumi Andan Jejama’ berpotensi sebagai daerah untuk budidaya ikan koi. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri panen ikan koi untuk pertama kalinya bersama Koi Lampung Club (KLC).

 

“Ini yang pertama, uji coba budidaya ikan koi di Kabupaten Pesawaran dan hasilnya sangat baik, ini membuktikan bahwa Kabupaten Pesawaran bisa, dimana enam bulan yang lalu kita mulai bersama KLC saling berkolaborasi dan menghasilkan Koi varian Jadong persilangan Koi Japan dan Kedondong,” ungkap Dendi saat menghadiri acara panen ikan koi, Balai Benih Ikan (BBI), di Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Selasa 26 Juli 2022.

 

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan bisa berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. “Dilihat dari hasilnya, kualitas ikan Koi yang dihasilkan juga tidak kalah dengan ikan koi dari luar negeri ataupun daerah lainnya berdasarkan ukuran dan motif warnanya, kedepan kita juga akan kembangkan di Kecamatan Way Ratai, tapi memang ada kendala ketersediaan fasilitas mengingat beberapa tahun terakhir kita cukup terdampak Covid-19,” ujar dia.

 

Sementara itu, Dandim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin mengapresiasi Pemkab Pesawaran yang mendukung kegiatan Budidaya ikan Koi. “Saya melihat ini sangat luar biasa, dari dulu banyak budidaya ikan Koi di daerah lain, tapi disini pak Bupati mau turun dan mendukung, tentunya jadi motivasi dan semangat, apalagi ditengah ekonomi kita yang masih berupaya bangkit,” ucap dia.

 

Terpisah, perwakilan Koi Lampung Club (KLC) Baikuni menuturkan jika kegiatan panen ikan Koi merupakan pertama kali di Provinsi Lampung. “KLC baru terbentuk kurang lebih dua tahun, tapi Alhamdulillah peminatnya sudah banyak yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, dan ini merupakan yang pertama kali kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Pesawaran,” tutur dia.

 

“Dan kebetulan memang kondisi air pegunungan di Kabupaten Pesawaran sangat cocok untuk budidaya ikan koi, Itulah kenapa disini cocok, dalam enam bulan bisa tumbuh luar biasa, tanpa mempengaruhi skin kulitnya,” timpal dia.

 

Ia pun berharap kolaborasi bersama Pemkab Pesawaran dapat terus berlanjut. “Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa tumbuh menjadi ekonomi yang baru. Nanti juga bisa kita edukasi bareng bersama masyarakat, sehingga Koi bisa jadi salah satu budidaya ikan andalan di Pesawaran. Apalagi kita juga pertama kali akan mengadakan event bagi para pecinta koi di Provinsi Lampung, yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru