Tinjau Warga, Pj Gubernur Bersama Sekda Pesawaran Rumuskan Antisipasi Bencana Banjir

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan mendampingi Pj Gubernur Lampung Samsudin dalam agenda peninjauan lokasi terdampak banjir yang menimpa perumahan warga di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran pada Senin, (20/1/2025).

Setelah sebelumnya ditinjau Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Pj. Gubernur Samsudin kali ini hadir bersama Balai Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, BPBD Provinsi, serta jajaran perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Pada kegiatan itu Sekda bersama Pj Gubernur turut memberikan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, sembako, kasur dan obat-obatan kepada warga yang terdampak banjir.

Pada kesempatan itu, di hadapan Pj Gubernur beserta jajaran, Sekda Wildan memaparkan secara langsung kondisi serta kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Pesawaran.

Adapun lima kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Teluk Pandan, Kedondong, Negeri Katon, Padang Cermin dan Way Lima.

Di Kecamatan Teluk Pandan, banjir menyebabkan 170 rumah di Desa Sukajaya Lempasing terdampak, dengan tambahan kerusakan berupa satu talud ambrol sepanjang 15 meter. Sementara itu, di Desa Hanura, tiga rumah terdampak dan satu talud ambrol sepanjang 18 meter.

Di Kecamatan Kedondong, banjir merendam delapan rumah di Desa Kertasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, dan sepuluh rumah serta satu unit SDN 3 Kedondong di Desa Gunung Sugih. Sementara itu, di Kecamatan Negeri Katon, banjir mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah di Desa Negeri Saka.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Padang Cermin, di mana banjir memutus satu tanggul, satu jembatan, satu ruas jalan, serta menyebabkan satu talud ambrol di Desa Banjaran. Sedangkan di Kecamatan Way Lima, Desa Sindang Garut menjadi wilayah paling terdampak, dengan total 50 rumah yang terendam.

Atas musibah itu, Sekda menjelaskan bahwa sebelum bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak 25 November 2024 hingga April 2025 melalui Surat Keputusan Bupati Tentang Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi. Pemerintah juga telah mengeluarkan surat edaran peringatan kepada seluruh camat dan dinas terkait, serta melakukan sosialisasi melalui media sosial dan grup WhatsApp Desa Tangguh Bencana.

Upaya tanggap darurat juga turut  dilakukan dengan melakukan evakuasi, pendistribusian logistik oleh BPBD dan Dinas Sosial, serta pembukaan pos pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Pesawaran di posko bencana.

Pj Gubernur Samsudin dalam kesempatan tersebut berkomitmen untuk mencegah terulangnya banjir di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah pencegahan akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur seperti tanggul dan jalur aliran air, sehingga air sungai tidak meluap ke permukiman warga. Selain itu, Samsudin mengungkapkan rencana untuk melakukan modifikasi cuaca guna mengalihkan curah hujan tinggi ke laut.

“Curah hujan yang terlalu besar di daerah yang terdampak banjir ini kita upayakan larikan ke laut, Pemprov bersama Deputi dari BNPB pusat sudah bersurat untuk melakukan modifikasi cuaca tersebut,” ujar Pj Gubernur.

Tak hanya itu, kepada masyarakat yang terdampak, Samsudin menyebut bahwa Pemprov juga akan memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kerugian akibat gagal panen baik dalam bentuk penggantian bibit tanaman untuk sawah yang terdampak maupun bantuan lainnya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan masyarakat, terutama di sektor pertanian, dapat bangkit kembali dan memperoleh dukungan yang maksimal,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Wildan menyambut baik arahan Pj Gubernur dan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan segera menindaklanjuti instruksi dari Pemprov Lampung dalam perbaikan tanggul- tanggul sungai di wilayah rawan banjir.

“Kami akan bekerja sama dengan Dinas PUPR dan Balai Provinsi untuk memperbaiki tanggul-tanggul sungai di wilayah rawan banjir. Kami berharap laporan rinci dari desa dan kecamatan selesai minggu ini agar langkah-langkah perbaikan dapat segera dilaksanakan,” ungkap Sekda. (Rilis)

Berita Terkait

Kepala MTsN 2 Pesawaran Hadiri Penyusunan dan Reviu Pagu Anggaran Ditjen Pendis TA 2027
Jaga Stabilitas, Tujuh DPK KNPI Pesawaran Dukung Agung Muharam hingga Musda IV
Winardi Yusup Pimpin Ekspedisi 10.10 Bersama PJU Polda Lampung di Puncak Seribu Pesawaran
Aktivis Kritis dengan Rekam Jejak Nyata, Fakih Fakhrozi Siap Nahkodai KNPI Pesawaran
Advokat Winardi Yusup Siap Maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Pesawaran
Maulida Sela Junita Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Pesawaran, Usung Kepemimpinan Inklusif
Pemuda Pesawaran Apresiasi Kinerja Polres Pesawaran Bongkar Penimbunan Solar Di Gedong Tataan
“Dengan Anak Saya Tidak Ada Perdamaian”: Ibu Siswi MTsN 1 Pesawaran Bantah Pemberitaan NU Media Jati Agung

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kepala MTsN 2 Pesawaran Hadiri Penyusunan dan Reviu Pagu Anggaran Ditjen Pendis TA 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Jaga Stabilitas, Tujuh DPK KNPI Pesawaran Dukung Agung Muharam hingga Musda IV

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Winardi Yusup Pimpin Ekspedisi 10.10 Bersama PJU Polda Lampung di Puncak Seribu Pesawaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Aktivis Kritis dengan Rekam Jejak Nyata, Fakih Fakhrozi Siap Nahkodai KNPI Pesawaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Advokat Winardi Yusup Siap Maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Pesawaran

Berita Terbaru