Soroti FOKAL yang Pojokan Salah Satu Calon, Mursalin MS: Katanya independen, tapi kok berpihak

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ketua Umum Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Mursalin MS mempertanyakan keindependenan Forum Komunikasi Anak Lampung (FOKAL) saat melaporkan salah satu calon Bupati ke Bawaslu Kabupaten Pesawaran.

“Katanya independen, tapi kok berpihak, kenapa FOKAL tidak melaporkan juga calon wakil Bupati Suriansyah ke Bawaslu yang jelas-jelas berfhoto di fasilitas negara dengan mengacungkan jari,” tegas Mursalin, Kamis 15 Mei 2025 di Kantor FMPB, jalan raya Gedong Tataan – Kedondong.

Mursalin juga mengungkapkan, laporan yang tidak independen dan terkesan memojokkan salah satu calon tersebut berdampak tidak baik bagi berlangsungnya PSU yang sudah dijaga dengan sedemikian rupa agar berjalan aman.

“Dampaknya jelek, saya perhatikan yang seperti ingin membuat gaduh di PSU ini para pendatang, kami asli putra Pesawaran ingin pilkada berjalan dengan aman dan damai,” ungkapnya.

Ketum FMPB tersebut juga menjabarkan sangat faham dengan sosok yang ada di kelompok yang mengklaim independen namun mendukung salah satu calon tersebut.

“Saya tau persis track record pimpinan organisasi itu dari awal masuk ke Pesawaran, ikut-ikut LSM, dan hampir rata-rata pendatang, jadi saya berharap jangan kerusak suasana, Pesawaran ini sudah aman, nyaman, jangan cari-cari masalah untuk memantik perpecahan,” ujarnya.

“Terkait dengan bantuan alinstan bagi gapoktan, itu kan program Ahmad Muzani, sedangkan Ahmad Muzani memang mendukung Nanda-Anton, jadi apa yang salah, kalau terkait bahasa media tribun ya tanya langsung ke tribun, kenapa harus melaporkan paslon Bupati, jangan begitu lah,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru