Sebagai Tunas Bangsa, Nessy: Anak-Anak Harus Diberi Pemahaman Bahaya Covid-19

- Jurnalis

Senin, 13 April 2020 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH (SB) – Dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Lampung Tengah, Nessy Kalviya Mustafa memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya anak-anak di Kampung Bandar Sakti agar tidak melakukan kegiatan di luar rumah.

Menurutnya, Virus yang berasal dari Kota Wuhan, Cina ini tidak pernah memandang siapa asal dan usia. Maka kepedulian ini lah yang membuat Nessy terpanggil untuk memberikan wawasan kepada anak usia dini.

“Usia 1 sampai 7 tahun ini kan masih belia, Mereka tidak tahu seberapa bahayanya virus ini. Disini kita juga memberikan wawasan kepada orang tua untuk tidak membebaskan anak-anak bermain di luar,” ucapnya.

Karena, Kata Nessy, Anak-anak adalah tunas bangsa dan sebagai generasi penurus. Ia berharap di masa Covid 19 ini orang tua harus menjaga kebersihan maupun rumah dan lingkungan seputaran.

“Peran aktif orang tua itu sangat penting, Apalagi saat ini anak yang sudah belajar di rumah. Tugas mereka bertambah untuk menemani anak belajar juga,”ucap Nessy saat di temui di sela pembagian masker di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Senin 13 April 2020.

Selain memberikan edukasi kepada anak-anak, Ketua Dewan Pakar PCNU Lamteng Nessy Kalviya Mustafa juga memberikan masker di setiap rumah secara gratis.

“Sekarang, Selain mahal masker juga susah di dapat. Dan saya lihat anak anak disini masih banyak tidak memakai masker juga. Demi kemanusian, dan memutus mata rantai covid 19 di indonesia khususnya di Bumi Lampung Tengah ini,” tutupnya. (uyo)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru