Qudrotul:Dua nama Branding untuk Tuba segera dipatenkan

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MENGGALA (SB)- Penjabat Bupati Qudrotul Ikhwan, merancang sebuah rencana terobosan baru untuk menjadikan Kabupaten Tulangbawang menjadi kabupaten yang memiliki ciri khas tersendiri.

Ciri khas tersebut kelak akan menjadi branding sehingga Kabupaten Tulangbawang yang berjuluk Say Bumi Nenggah Nyappur akan terus dan di ingat oleh seluruh khalayak.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Qudrotul saat menerima Audensi resmi dari Jajaran Penggurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang, Selasa (24-01-2022).

Dikatakan Qudrotul, ada dua nama  branding yang di mungkinkan akan segera di patenkan untuk diterapkan olehnya di kabupaten Tulangbawang yakni Brand Gula Dan Udang.

Kedua Nama Gula dan Udang ujar Qudrotul, sangat familiar di Tulangbawang karena di kabupaten Tulangbawang sendiri memiliki Perkebunan besar serta Tambak Udang.

“Saya cenderung Udang karena dulunya Kabupaten Tulangbawang ini merupakan Kabupaten penghasil Udang terbesar seasia Tenggara,jadi nanti siapapun yang singgah di sini akan selalu mengingat akan adanya Udang,yang dijadikan berbagai olahan makanan,” terang Qudrotul.

Menurutnya selain Tulangbawang menjadi kota Udang,tentu saja hal tersebut akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, dikarenakan peluang Usaha UMKM semakin terbuka luas.

Para masyarakat lanjutnya bisa menjadikan Udang sebagai olahan berbagai makanan Ringan yang tentunya banyak diminati untuk dibawa sebagai oleh-oleh.

“Banyak makanan olahan dari bahan Udang dan memang diminati oleh berbagai kalangan baik dalam maupun luar daerah Nah artinya ini kesempatan baik untuk mendongkrak ekonomi apalagi di sini banyak tambak-tambak Udang baik milik perusahaan atau Tambak tradisional bisa diajak kerja sama untuk pemasaran,” paparnya.

Oleh karena itu sambung Qudrotul, sebelum rancangan ciri khas Tulangbawang Ia terapkan terlebih dahulu dirinya akan melakukan berbagai kajian mendalam sehingga apa yang menjadi rencana tersebut dapat diterapkan dengan maksimal.

“Baik Gula maupun Udang akan dikaji terlebih dahulu ini baru wacana, tapi yang pasti saya ingin Tulangbawang memiliki Ciri khas tersendiri, saya menjabat bukan hasil demokrasi yang pasti saya ingin meningalkan kesan yang terbaik untuk masyarakat Tulangbawang,” imbuhnya.(PWI)

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru