Penuhi Kebutuhan Pupuk, Pemda Pesawaran Terus Prioritaskan Sektor Pertanian

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran terus memprioritaskan sektor pertanian di kabupaten setempat, dengan memenuhi kebutuhan pupuk para petani.

Kabupaten Pesawaran memiliki luas lahan persawahan sebesar 13.304 Ha, dengan Luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 8452 Ha. Para petani di Pesawaran tidak pernah merasakan kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, karena pupuk subsidi selalu tersedia di kios.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pesawaran Joni Arizoni mengatakan, selama ini pupuk yang telah digelontorkan atau didistribusikan kepada petani di Pesawaran sesuai dengan kebutuhan dan alokasi pupuk yang diusulkan berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok atau yang sering disingkat RDKK, sampai dengan bulan Februari 2025 pupuk secara rinci telah distribusi kepada petani di Pesawaran.

“Pupuk urea dengan alokasi 14.299 ton dengan serapan sampai dengan Februari 2025 adalah 1.804,1 ton (12,62 persen). Sedangkan NPK Fonska dengan alokasi 15.050 ton dengan serapan sampai dengan Februari 2025 adalah 1.692,17 ton atau (11,24 persen),” kata dia, Minggu 6 April 2025.

“NPK Formula alokasi 3.896 ton dengan serapan sampai dengan Februari 2025 adalan 53,439 ton atau (1,37 persen) dan pupuk Organik, Alokasi 1916 ton dengan serapan sampai dengan Februari 2025 adalah (0,45 persen),” timpalnya.

Dirinya menegaskan, bahwa tidak ada petani yang kesulitan dalam penebusan pupuk bagi petani yang sudah masuk di dalam kelompok terutama pupuk subsidi karena saat ini pupuk subsidi selalu tersedia.

“Saat ini kita terus berupaya agar para petani menjadi sejahtera dengan mendapatkan harga komoditi pertanian yang tinggi dan peningkatan produktifitas,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, bahwa sejak Kabupaten Pesawaran berdiri melalui Dana Tugas Pembantuan, APBD, dan APBN selalu ada bantuan benih, alat-alat pertanian (pra panen dan pasca panen).

“Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga memberikan dukungan para petani dengan melakukan pembangunan dan rehab jaringan Irigasi yang ada di lahan mereka,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru