Pencarian Orang Yang Diduga Bunuh Diri di Way Seputih Dihentikan

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2020 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH(SB) -Hari ketiga pasca menghilangnya salah satu warga yang diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari jembatan Way Seputih, Gunung Sugih, pencariannya dihentikan.

Tim gabungan usai melakukan pencarian di alur sungai sepanjang 4 km yang belum membuahkan hasil melakukan koordinasi dengan beberapa pihak. Dalam kesepakan tersebut pencarian dihentikan.

“Pukul 17.00 WIB Tim Ops Sar gabungan menghentikan pencarian H.3 dg hasil nihil. Kemudian tim melakukan briefing serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait di lapangan dengan hasil bahwa seluruh tim operasi sar gabungan menyepakati untuk menghentikan pencarian korban dengan beberapa faktor pertimbangan,” kata Humas Basanas Lampung Deni Kurniawan.

Lanjutnya, meskipun pencarian dihentikan, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan masyarakat sekitar sungai Way Seputih.

“Namun tetap dilanjutkan dengan pemantauan karena tim gabungan sudah menginformasikan kepada masyarakat sekitar dan nelayan disepanjang alur sungai Way Seputih apabila melihat atau menemukan korban agar bisa menghubungi pihak-pihak terkait dan operasi akan dibuka kembali,” terangnya.

Selain itu kondisi korban yg sedang dlm pencarian mengalami kondisi depresi atau gangguan jiwa seingga tim tidak bisa menemukan identitasnya dan menghubungi pihak keluarga korban.

“Untuk kondisi cuaca pada hari ini di area pencarian mendung dan intensitas debit air sungai way seputih meningkat dan arusny deras,” ungkapnya.

Unsurs yang terkait dilapangan : Basarnas Kansar Lampung, Brimob LamTeng, Polsek Gunung Sugih, BPBD Kab. LamTeng, Tagana Kab. LamTeng, Satpol PP Kab. LamTeng, PMI Kab. LamTeng dan masyarakat sekitar.

Dengan berdasarkan hasil pencarian selama 3 hari maka operasi sar dihentikan dan korban dinyatakan hilang. (rls)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru