Pemkab Tubaba Siapkan Evaluasi Pengamanan Islamic Center untuk Pulihkan Citra Daerah

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayana

Bayana

TUBABA  – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) merespons dorongan berbagai pihak untuk memperbaiki citra daerah dengan mengevaluasi sistem pengamanan di area Islamic Center (IC), Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Penjagaan yang selama ini dilakukan oleh tenaga keamanan (security) rencananya akan dialihkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Tubaba, Dra. Bayana, M.Si., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tubaba dan masukan dari masyarakat.

“Itu akan segera kita bahas secara mendalam. Kesimpulan sementara, kita akan memberdayakan Pol PP untuk pengamanan IC,” ujar Bayana saat diwawancarai, Jumat (29/11/2024).

Bayana menjelaskan bahwa meskipun evaluasi belum diberlakukan dalam waktu dekat, mekanisme pengamanan di IC sedang dirancang agar lebih efektif dan efisien.

“Pol PP sudah menerima gaji dari Pemda, dan pengamanan memang bagian dari tugas mereka. Nantinya, akan ada tambahan uang piket agar operasional berjalan optimal. Ini juga dapat mengurangi beban anggaran daerah,” terangnya.

Langkah ini diambil setelah berbagai persoalan di kawasan IC mencuat, termasuk insiden yang memengaruhi citra buruk Tubaba di mata masyarakat luar. Bayana menegaskan pentingnya menjaga nama baik pemerintah dan masyarakat Tubaba melalui pengelolaan destinasi wisata yang lebih profesional.

Islamic Center, sebagai salah satu destinasi wisata populer di Tubaba, menjadi perhatian utama Pemkab. Bayana berharap bahwa petugas yang ditugaskan ke IC nantinya tidak hanya menjaga fasilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemkab memperbaiki citra daerah.

“Kawasan IC adalah ikon wisata yang ramai dikunjungi. Pengamanan yang lebih baik tidak hanya melindungi fasilitas, tetapi juga mendukung upaya membangun kembali reputasi positif Tubaba,” imbuhnya.

Menanggapi rencana Pemkab, mantan Bupati Tubaba, Ir. H. Umar Ahmad, Sp., memilih untuk tidak memberikan komentar panjang.

“Pemda memiliki pertimbangan sendiri. Langkah-langkah yang diambil tidak perlu saya tanggapi,” ucapnya singkat.

Dengan adanya rencana evaluasi dan perbaikan sistem pengamanan ini, Pemkab Tubaba berharap citra buruk yang sempat muncul dapat diperbaiki, sehingga masyarakat luar kembali melihat Tubaba sebagai daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan.

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru