Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Pangan Murah

- Jurnalis

Senin, 1 April 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBABA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tubaba, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Tradisional Daya Murni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tubaba.

Saat membuka GPM Pj. Bupati mengatakan, kegiatan rutin tersebut terus dilakukan pihaknya bersama TPID setempat, guna mengecek ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di Kabupaten Tubaba Menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Gerakan Pangan murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah, dengan golongan tingkat perekonomi menengah kebawah. Selain itu, GPM ini juga dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok pangan,”jelasnya.

Lanjut dia menjelaskan, dalam GPM tersebut disediakan beberapa paket sembako yang dapat ditebus oleh masyarakat setempat dengan harga yang terjangkau.

“GPM hari ini disediakan komiditas kebutuhan pokok seperti beras medium kemasan 5 kg dengan harga 54 ribu/sak, cabe, bawang, tepung, dan minyak goreng,”pungkasnya.

Dikesempatan itu juga Firsada bersama TPID, meninjau beberapa kios pendagang untuk melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga pangan.

Dari hasil tinjauan ia mengatakan kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi relatif stabil dan tidak menemukan kejanggalan atau kenaikan harga yang signifikan,” ucapnya.

“Harapan kami masyarakat tidak terlalu khawatir terkait harga komuditas dan ketersediaan bahan pangan karena untuk stok kita di Kabupaten Tubaba menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, dapat terbilang aman dan cukup ,” pungkasnya.

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru