Masyarakat Keluhkan Seringnya Mati Lampu di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2019 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN,SB – Masyarakat Way Kanan keluhkan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagar Alam. Pasalnya listrik yang berada di rumah sakit tersebut sering terjadi byapret dan tegangan naik turun. Membuat pelayanan terganggu.

Raden Ayu (67) warga Negeri Baru Blambangan Umpu, salah satu pasien yang rutin terapi kesehatan di rumah sakit tersebut mengatakan dirinya datang ke rumah sakit setiap hari jumat selalu padam.

“Seharusnya pengobatan terapinya bisa lebih cepat , tetapi karena listrik kerap mati, proses terapi mau gak mau harus berhenti, bahkan tidak jarang saya harus pulang dengan rasa kecewa, karena pengobatan terapi terhenti karena listrik tak kunjung hidup kembali,” kata dia.

Raden Ayu berharap, semoga listrik di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam bisa normal kembali seperti awal mula, supaya pelayanan di rumah sakit kebanggaan masyarakat di kabupaten yang berjuluk Bumi Ramik Ragom itu semakin bagus dan prima. 

Diketahui, permasalahan kelistrikan yang ada di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam sudah terjadi selama 1 bulan, membuat pengobatan yang memerlukan alat-alat elektronik kesehatan kerap terganggu. (DADANG/MS)

Berita Terkait

PKTD Desa Pasar Baru 2026 Dimulai dengan Pembersihan Lingkungan Desa
Pemilik Akun Facebook Mu’allim Taher Dipanggil Polisi atas Dugaan Pelecehan Simbol dan Gelar Adat Lampung Pepadun
Abdul Mu’ti Silaturahmi Ke Tulang Bawang Sekaligus Resmikan Gedung UMJ  ‎
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

PKTD Desa Pasar Baru 2026 Dimulai dengan Pembersihan Lingkungan Desa

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

Pemilik Akun Facebook Mu’allim Taher Dipanggil Polisi atas Dugaan Pelecehan Simbol dan Gelar Adat Lampung Pepadun

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Abdul Mu’ti Silaturahmi Ke Tulang Bawang Sekaligus Resmikan Gedung UMJ  ‎

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Berita Terbaru