Loloskan Calon Yang Tidak Memenuhi Persyaratan, M. Nasir Nilai KPU dan Aries Sandi Harus Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai NasDem Pesawaran menilai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Aries Sandi Darma Putra telah merugikan negara.

Menurut M. Nasir yang juga anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, dengan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU), tentunya ini memberatkan keuangan daerah.

“Pelaksanaan Pilkada kemarin itu, bukan menggunakan anggaran sedikit, ditambah saat ini kita harus melaksanakan PSU, tentu akan berdampak kepada anggaran yang telah kita rancang,” ujarnya, Jumat (28/2/2025).

Dirinya mengatakan, dikarenakan kesalahan dua belah pihak, baik itu KPU maupun Aries Sandi, mengakibatkan kerugian bagi semua pihak, baik itu masyarakat maupun negara.

“Dua belah pihak menunjukan kalau mereka ini tidak memiliki integritas, kalau salah satu dari mereka memiliki integritas tentunya hal ini tidak akan terjadi,” ujar dia.

“Kalau KPU memiliki integritas, pasti mereka tidak akan meloloskan calon yang tidak memenuhi persyaratan, begitu juga dengan calonnya kalau dia memiliki integritas tentunya sadar diri, kalau persyaratannya tidak memenuhi ya jangan maju,” kata dia.

Menurutnya, keduanya harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah mereka lakukan, karena telah menyebabkan kerugian finansial maupun kepercayaan publik.

“Hukum harus dijalankan, sebagai bentuk pertanggung jawaban bagi mereka yang telah mengakibatkan PSU ini, kalau menurut saya secara pribadi permintaan maaf saja tidak cukup, maka dari itu hukumnya harus berjalan,” katanya.

Diketahui, kebutuhan anggaran untuk melaksanakan PSU di Pesawaran sebesar Rp. 17 miliar, sedangkan KPU Pesawaran baru memiliki anggaran sebesar Rp. 6 miliar. (Rilis)

Berita Terkait

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau
MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar

Kamis, 16 April 2026 - 18:47 WIB

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terbaru