Kunjungan Kerja Tim PHTC Kemenkes RI ke Tubaba

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Tubaba Sambut Baik Tim Kementerian Kesehatan

Pj Bupati Tubaba Sambut Baik Tim Kementerian Kesehatan

TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat menerima kunjungan kerja Tim Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada Kamis (5/12/2024). Tim tersebut disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tubaba, Drs. M. Firsada, M.Si., bersama kepala OPD setempat di Ruang Kerja Bupati.

Acara diawali dengan pemaparan dan diskusi di ruang rapat bupati, di mana Pj Bupati Firsada menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap Tubaba. Dalam sambutannya, Firsada mengungkapkan bahwa RSUD Tubaba yang beroperasi sejak 2015 terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik meski menghadapi keterbatasan anggaran.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima Tim Kemenkes yang datang untuk meninjau langsung RSUD Tubaba. Kami juga mendapatkan informasi bahwa pemerintah pusat melalui Kemenkes berencana meningkatkan kelas rumah sakit dari tipe D ke tipe C. Selain itu, Kemenkes akan membantu pembangunan dan menyediakan alat kesehatan serta sarana pendukung lainnya,” ungkap Firsada.

Ketua tim PHTC, Muhammad Reza, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari prioritas Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Program kesehatan nasional mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TBC, dan pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil.

“Pemerintah pusat siap mendukung peningkatan fasilitas RSUD Tubaba dengan anggaran sebesar Rp170 miliar, termasuk Rp20 miliar untuk perlengkapan. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu penyediaan lahan milik Pemda yang telah bersertifikat,” jelas Reza.

Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, dalam paparannya menjelaskan bahwa RSUD Tubaba memiliki lahan seluas 9,2 hektare yang telah bersertifikat. Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki beberapa bangunan, seperti Gedung A untuk poliklinik dokter spesialis dan ruang operasi, Gedung B untuk IGD, serta Gedung C untuk ruang perawatan nonkelas. Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang sterilisasi, laboratorium, dan ruang pemulasaran jenazah juga telah tersedia.

“Komitmen kami adalah mendukung penuh program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Tubaba,” tegas Majril.

Setelah diskusi, tim Kemenkes bersama tim Pemkab Tubaba dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meninjau langsung kondisi RSUD Tubaba, termasuk fasilitas, lahan, dan alat kesehatan yang tersedia.

Tim merasa puas dengan gambaran detail kondisi RSUD Tubaba yang disampaikan, sehingga langkah untuk mewujudkan peningkatan kelas rumah sakit dapat segera direalisasikan. Kunjungan diakhiri pukul 15.00 WIB, sebelum tim kembali ke Jakarta.

Diketahui, tim Kemenkes dipimpin oleh Muhammad Reza, S.T., dan beranggotakan enam orang dari Direktorat Jenderal Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI.

Berita Terkait

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau
MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar

Kamis, 16 April 2026 - 18:47 WIB

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terbaru