KPK Dilemahkan, BEM UNSOED Tawarkan Tiga Opsi

PURWOKERTO,SB – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jenderal Soedriman melaksanakan “Seminar Nasional (Dialog Alarm Reformasi)”. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yaitu “Nasib UU KPK: PERPU, JUDICIAL REVIEW ATAU LEGISLATIF REVIEW?”. Selasa, (15/10/2019).

Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H,M.H Guru Besar Hukum Acara Pidana sebagai salah satu narasumber mengatakan bahwa solusi KPK saat ini bukan hanya oleh Perpu tetapi juga bisa melalui judicial review atau legislatif review.

“Pada kondisi ini alternatif yang bisa di tempuh bukan hanya penerbitan Perpu, tetapi ada juga Judicial Riview atau Legislative Review,” ujar Prof. Hibnu.

Duskusi UU KPK antara Mahasiswa dan Dosen Universitas Jenderal Soedriman

Fatih Ketua BEM Unsoed mengatakan bahwa Mahasiswa harus menggunakan cara konstitusional untuk menggugat UU KPK.

“Kita sama sama tau sedang ada permasalahan yang serius belakangan ini terutama soal KPK yang berupaya dilemahkan, maka dari itu mahasiswa harus ambil peran dengan merawat narasi lewat diskusi seperti pada hari ini atau dengan cara-cara konstitusional lainya melalui judicial review atau perpu dari presiden,” tegas Fatih Ketua BEM Universitas Jenderal Soedirman.

Kegiatan ini dihadiri oleh 300 orang peserta yang terdiri dari Mahasiswa dan dosen berbagai Fakultas yang ada di UNSOED, serta Mahasiswa dari beberapa kampus di Purwokerto.

Related Posts

About The Author

Add Comment

24 views