Korban Penusukan Dipantai Queen Arta Pesawaran Meregang Nyawa, ini Kronologisnya

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2019 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, SB – Telah terjadi peristiwa penusukan yang mengakibatkan Meninggal dunia di pantai Queen Arta Desa Suka Jaya Lempasing kecamatan Teluk pandan Kabupaten Pesawaran pada hari Sabtu tanggal 30 November 2019 sekira jam 02.30 wib

Adapun identitas korban RAHMAT WIJAYAN (19) bin RUSMEDI dengan Saksi – saksi WILLIAM (22) bin MAHRUDIN, ROMI SANDIKA (19) bin SYAHRUDIN (Alm)

Menurut keterangan saksi Kronologi kejadian Pada hari Sabtu tanggal 30 November 2019 sekitar jam 02.30 Wib di Pantai Queen Arta desa suka jaya Lempasing kecamatan Tekuk pandan Kabupaten Pesawaran Korban dan temannya datang ke pantai Queen Arta sekira jam 23.30 wib menggunakan 10 motor -+ 20 orang.

Setelah masuk korban dan kawan-kawan nongkrong diparkiran motor dipinggir laut Deket pondok, setelah ngobrol lumayan lama lalu mereka sokongan untuk membeli minuman keras, kawan korban datang membawa minuman keras lalu menghidupkan musik dan kami pun berjoget, tidak lama dari itu korban (Rahmat Wijaya) membeli rokok diwarung, setelah kembali dari warung kemudian kembali lagi ke parkiran untuk melanjutkan kembali tongkrongnya

Kemudian setelah sampai di parkiran motor korban (Rahmat Wijaya) berkata sama teman-teman nya “woy, gua mau ribut” lalu dia kembali lagi kearah Deket panggung, setelah mendengar ada yang ribut di dekat panggung, lalu teman-teman korban berlari kearah panggung musik menemui korban, dan korban sudah dalam keadaan luka dengan tusukan, kemuadian korban di bawa ke Rumah Sakit Dr. A Dadi Tjokrodipo

Saat ini pihak kepolisian telah melakukan Langkah-langkah yaitu Melakukan Cek TKP, Mencari keterangan saksi – saksi dan Melakukan pengecekan korban di RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo
(Suprihadi)

Berita Terkait

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Berita Terbaru