Kisah Gita Mas Anjani, Penderita Stunting Yang Luput Dari Perhatian   

- Jurnalis

Senin, 27 Maret 2023 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

 

Hal tersebut yang dialami oleh balita yang bernama Gita Mas Anjani (4), balita penderita stunting yang tinggal bersama neneknya sejak berusia 8 bulan karena ditinggal ibunya bekerja diluar Negeri, Kondisi neneknya yang bernama Umaiyah (65) yang beralamat di Dusun Suka Bakti Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong hidup dalam serba kekurangan yang menyebabkan Gita mengalami kekurangan gizi

 

Umaiyah menjelaskan bahwa cucunya mengalami stunting karena kesulitan ekonomi, Orang tua dari Gita sendiri sudah merantau sejak usia Gita 8 bulan, Senin(27/03/2023).

 

“Gita tinggal bersama saya sejak usia 8 bulan, kami kasih makan seadanya karena kami memang tidak mampu untuk membelikan Gita susu dan makanan yang bergizi,” jelas Umaiyah

 

Umaiyah berharap agar Pemerintah dapat membantu Cucunya agar bisa normal seperti yang lainnya

 

“Saya berharap cucu saya dapat bantuan makanan yang bergizi supaya tubuh cucu saya bisa normal seperti yang lainnya,” harapnya

 

Dari pemantauan Saungberita.com, Gita Mas Anjani sepintas tidak ada yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya, bermain dan tampak riang gembira, akan tetapi terlihat dari pertumbuhan tubuhnya yang terlihat kurus dan kecil pada usia anak seusianya. (Re)

Berita Terkait

Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur
Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir
Suara Pemuda Pesawaran: KNPI Serukan Dukungan Penuh, Polri Harus Tetap Dibawah Komando Presiden
Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas
Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:24 WIB

Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:37 WIB

Suara Pemuda Pesawaran: KNPI Serukan Dukungan Penuh, Polri Harus Tetap Dibawah Komando Presiden

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:37 WIB

Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP

Berita Terbaru