Ketum FMPB: Jangan Ganggu Proses Tahapan PSU Pilkada Pesawaran

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ketua Umum (Ketum) Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Mursalin MS, meminta kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Pesawaran untuk tidak terlalu memaksakan kehendak demi kepentingan pribadi.

Menurut Mursalin MS, DPC Partai Demokrat dan semua pihak sudah pasti sudah mengetahui tahapan dan prosedur penyelenggaraan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Pesawaran oleh KPU Pesawaran.

“Mereka pasti tahu prosedurnya, namun kenapa masih saja berupaya untuk merubah tahapan yang ada dengan cara-cara diluar prosedur dan ketentuan yg berlaku,” kata dia, Sabtu 22 Maret 2025.

“Maka itu bukan lagi dalam rangka menyampaikan aspirasi, tapi sudah menjurus kepada prilaku memaksakan kehendak demi memperjuangkan kepetingannya  sendiri,” timpalnya.

Dengan cara-cara yang mereka lakukan, Mursalin menilai kemungkinan sesungguhnya mereka memang memiliki agenda yang disengaja untuk mengganggu pelaksanaan PSU Pilkada Pesawaran.

“Kita semua harus mewaspadai hal itu, kepada pihak berwenang kiranya dapat mewaspadai hal ini juga, karena apa yang mereka perbuat selama ini sudah sangat mengganggu kinerja KPU Pesawaran sebagai pihak yang bertanggung jawab menyelenggarakan PSU,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta kepada induk organisasi maupun atasan yang berwenang dari mereka agar kiranya dapat memberi teguran kepada mereka yang melakukan aksi-aksi diluar prosedur.

“Karena tindakan yang mereka kerjakan sangat mengganggu dan merugikan kepentingan orang banyak,” jelasnya.

Musrsalin juga meminta kepada pihak keamanan TNI dan Polri untuk menindak tegas bagi siapa saja yang akan coba-coba mengganggu jalannya PSU Pilkada Pesawaran ini.

“Saya minta kepada pihak yang berwenang untuk menindak tegas pihak-pihak yang ingin mengganggu proses pelaksanaan PSU ini,” pintanya.

“Dan untuk semua pihak mari kita bersama-sama menjaga ketertiban masyarakat, dalam mengahadapi PSU ini, jangan terpancing dengan hal-hal yang konyol, supaya pelaksanaan PSU ini bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa mendapatkan pemimpin yang amanah untuk Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.

(Rilis)

Berita Terkait

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau
MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”
Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi
Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:47 WIB

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Rabu, 15 April 2026 - 19:37 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau

Selasa, 14 April 2026 - 14:44 WIB

MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”

Jumat, 10 April 2026 - 14:19 WIB

Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi

Berita Terbaru