Ketua PWI Lampung: Mengkritik Melalui Media Sosial Bukanlah Karya Jurnalistik

- Jurnalis

Minggu, 14 Maret 2021 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG(SB)-Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Supriyadi Alfian mengatakan wartawan harus bijak menggunakan media sosial (medsos).

“Berhentilah menulis di facebook atau media sosial lainnya,” kata Supriyadi Alfian dalam Konferensi Kabupaten VII PWI Lampung Utara, di Gedung Korpri Kotabumi, Sabtu (13-3-2021).

Menurut dia, kritik melalui media sosial bukanlah karya jurnalistik. “Sebaiknya wartawan berhenti mengkritik melalui medsos sehingga dapat menghindari potensi jeratan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE),” kata dia.

Bang Yadi, sapaan akrab Supriyadi Alfian mengatakan, wartawan seharusnya memberikan kritik selayaknya jurnalis.

“Wartawan itu menuangkan pemikirannya melalui karya jurnalistik di media massa, bukannya menulis di media sosial,” tegasnya.

Bang Yadi juga meminta anggota PWI menjunjung tinggi etika jurnalistik dan kompetensi yang dimiliki saat menjalankan tugas. ‎Khusus tentang kompetensi, wartawan yang berkompetensi wajib menjaganya dengan baik.

“Kartu kompetensi bisa saja dicabut oleh Dewan Pers jika dianggap melakukan pelanggaran‎. Jadi, jagalah dengan sebaik–baiknya,” papar dia.

Diketahui, Konferkab VII PWI Lampura diikuti 31 anggota yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua organisasi itu. Ketua PWI yang akan dipilih ini akan bertugas selama tiga tahun atau periode 2021-2024. (*/salim)

Berita Terkait

MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”
Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi
Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun
Pendamping Desa Gelar IST, Perkuat BUMDes Se-Kecamatan Kedondong Hadapi Pemeringkatan 2026
Wira Tegaskan kepada Calon Ketua PWI Tuba Yang Terpilih Agar Segera Gelar UKW
Haru Perpisahan di MIN 1 Pesawaran, 2 Guru Purna Bakti, “Jasamu Tak Terlupakan”

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:54 WIB

MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”

Selasa, 14 April 2026 - 14:44 WIB

MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”

Jumat, 10 April 2026 - 14:19 WIB

Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi

Kamis, 9 April 2026 - 20:29 WIB

Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap

Selasa, 7 April 2026 - 12:24 WIB

Pendamping Desa Gelar IST, Perkuat BUMDes Se-Kecamatan Kedondong Hadapi Pemeringkatan 2026

Berita Terbaru