Kenalkan Industri Agro, SMK Utama Kunjungi PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – Sebanyak 100 siswa SMK Utama Bandar Lampung mengikuti studi lapangan industri di PTPN I Regional 7 Unit Kebun Way Berulu, Kabupaten Pesawaran, Senin pekan lalu. Para siswa dari berbagai jurusan itu antusias mengeksplorasi proses produksi karet hingga menjadi bahan baku industri, sejak dari kebun hingga pabrik. Diterima Manajer Kebun Way Berulu Rusman Ali Yusuf, mereka mendapat penjelasan detail dan berkesempatan melihat langsung ke dalam pabrik.

Dian Rajo Diyu Guru Pendamping dari SMK Utama pada pengantarnya mengatakan, pihaknya sengaja membawa siswa ke Kebun dan Pabrik Karet milik PTPN ini untuk memberi gambaran langsung tentang dunia kerja. Lebih dari itu, dunia kerja di sektor industri agro dipilih karena saat ini banyak generasi muda yang kurang tertarik dengan dunia perkebunan dan pertanian.

“Program pengenalan kepada dunia kerja dan dunia industri bagi siswa SMK memang wajib dilakukan. Tujuannya mereka bisa lebih cepat mengenal tentang kiprah lenjutan ketika lulus sekolah. Sebab, SMK memang menjadi salah satu opsi menyiapkan lulusan siap kerja. Dan pilihan kepada industri agro ini supaya anak-anak mengenal bahwa industri berbasis perkebunan juga sangat baik,” kata dia.

Sementara itu, Manajer Kebun Way Berulu Rusman Ali Yusuf mengapresiasi kunjungan siswa SMK ini. Dia mengatakan, sebagai perusahaan milik negara, pihaknya membuka diri dan memberi peluang luas kepada para pihak, terlebih generasi muda untuk mengenal budidaya perkebunan. Ia mengakui, industri perkebunan dan pertanian mulai kurang diminati generasi muda. Padahal prospek dan potensinya sangat besar dan cukup menjanjikan.

“Kami sampaikan selamat datang dan kami apresiasi kedatangan anak-anak SMK ini. Kami sangat terbuka dan akan menyampaikan semua yang ingin diketahui para siswa. Industri agro sangat menjanjikan dan tak kalah menarik. Sayangnya, anak muda sekarang kurang minatnya.Maka, kami senang anak-anak muda dibawa ke sini,” kata Rusman yang didampingi Asisten Personalia Retno dan Krani Umum Rayu Wiriasari.

Rusman menambahkan, prinsip keterbukaan perusahaan kepada para pihak untuk mengakses hampir semua lini pekerjaan merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Industri karet, kata dia, dari kebun hingga pabrik merupakan proses yang relatif sederhana dan bisa ditiru oleh masyarakat.

“Kami sangat terbuka. Kebun kami juga menjadi contoh dalam arti para petani sekitar boleh meniru, bahkan kami berbagi ilmu cara budidaya yang baik. Tujuannya agar kita sama-sama maju. Kalau di pabrik memang sedikit lebih rumit. Tetapi intinya, kalau orang mau belajar ke sini, kami sangat welcome. Kita maju bersama,” kata dia.

Pada kunjungan itu, para siswa dipandu untuk melihat proses awal dari penerimaan lateks (getah karet), diolah, dicetak, dioven di kamar asap, disortir, dikemas, hingga siap diekspor. Para siswa tampak banyak bertanya dan berinteraksi dengan Karyawan yang sedang melaksanakan tugas. (*)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru