Karang Taruna Ogan Ilir Study Komparasi di Pesawaran, Ini Hasilnya

PESAWARAN(SB) – Bertempat di Kabupaten Pesawaran, acara Studi komparasi antara karang taruna ogan ilir dan kabupaten pesawaran sukses digelar. Kegiatan yang dihadiri Pengurus Karang Taruna perwakilan desa dan kecamatan se-kabupaten Ogan ilir. Harapan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM karang taruna dimasing-masing wilayah tugasnya.

Kedatangan Pengurus Karang Taruna perwakilan desa dan kecamatan Ogan ilir, Sumatera Selatan tersebut diterima oleh pengurus Karang Taruna Kabupaten Pesawaran di tiga zona yaitu Kecamatan Tegineneng, Waylima dan Way ratai (23/11).

Bendahara Karang Taruna Ogan ilir, Jialyka Maharani mengatakan, kedatangan rombongan pengurus karang taruna Ogan Ilir Sumatera Selatan dalam rangka study komparasi ke Kabupaten Pesawaran ini iyalah untuk meningkatkan pengetahuan adat budaya dan mempererat tali silaturahmi anggota Karang Taruna.

“Sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah menyambut dengan baik kedatangan kami ke Kabupaten Pesawaran. Sangat luar biasa sambutan yang diberikan, banyak adat budaya yang di tampilkan oleh karang taruna Kabupaten Pesawaran dan tentunya akan menjadi inspirasi bagi kami,” ujar Jialyka.

Jialyka Maharani yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan tersebut mengatakan, selain adat budaya di Bumi Andan jejama, dirinya juga kagum dengan UMKM tenunan tapis, Kampung Batik dan objek wisata di wilayah teritorial Kabupaten Pesawaran.

“Kami sudah berkunjung dibeberapa tempat di Kabupaten Pesawaran, ada UMKM Kampung Batik di Kecamatan Tegineneng, Kerajinan Tenun di Way Lima dan banyak objek wisata di Kecamatan Way Ratai. Dari beberapa kunjungan kami di Kabupaten Pesawaran bisa menjadi inspirasi kami untuk di implementasikan di wilayah kami, khususnya Karang Taruna Ogan Ilir,” tandasnya.

Sementara, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pesawaran, Irwan Rosa mengatakan, Karang Taruna akan mengajak dan mendidik generasi muda untuk terus melestarikan adat budaya di Kabupaten Pesawaran.

“Untuk menjaga dan melestarikan adat budaya berawal dari diri kita sendiri dahulu. Kita harus mengetahui terlebih dulu asal usul adat budaya kita, dari mana asalnya dan seperti apa potensi yang ada pada diri kita, lalu kita bisa mengajarkan adat dan budaya ke keluarga ataupun orang lain,” ujarnya.

Disisi lain, Amri wibowo Selaku Ketua Pemandu Jalannya studi komparasi dizona Tegineneng juga menyampaikan juga pada rombongan “Warisan terindah itu ialah budaya, untuk melestarikannya butuh ilmu dan mengabadikannya butuh cinta“

Tak hanya itu, Suprapto Selaku Kepala Desa Kresno Widodo yang menjadi tuan rumah kunjungan zona Tegineneng mengucapkan terimakasih atas kunjungan KT Ogan Ilir

“Kami berterimakasih atas kunjungan Karang Taruna Ogan Ilir ke Kabupaten Pesawaran, khususnya di Kecamatan Tegineneng. Semoga kita dapat saling bertukar ilmu dan pengetahuan tersebut dapat langsung diaplikasikan kelak. Dan jangan sampai ini menjadi akhir pertemuan. Semoga silaturahmi ini masih bisa terus terjalin,” pungkasnya. (Suprihadi)

Related Posts

About The Author

Add Comment

1 views