K-Fest 23 Digelar Untuk Pemilihan Ekonomi Daerah, Melalui Sektor Pariwisata.

- Jurnalis

Senin, 10 Juli 2023 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TUBABA (SB) – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si menghadiri pembukaan Festival Krakatau 2023 atau K-Fest 2023 di PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Sabtu (8/7/2023).

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar festival Krakatau tahun 2023, saat ini dikenal dengan nama K-Fest 2023, sebuah kegiatan budaya dan pariwisata terbesar di provinsi Lampung.

Festival Krakatau, lanjut Gubernur, merupakan salah satu kalender of event budaya dan pariwisata yang bertujuan sebagai salah satu bentuk atraksi wisata dan berperan penting dalam sektor pariwisata.

“Berbagai pesona wisata elok yang kita tampilkan, merupakan bagian dari pengembangan kepariwisataan. Disisi lain juga ada budaya yang memang sengaja kita tampilkan yaitu topeng.” Ujar Arinal menjelaskan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan dalam laporannya menyebut, Krakatau Festival tahun 2023 bertemakan Mask Land Nemui Nyimah ini digelar dalam rangka pemulihan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata yang diupayakan dengan pengembangan destinasi dan atraksi wisatanya.

Menurut Bobby Irawan, Pemerintah provinsi Lampung berkolaborasi dengan berbagai elemen baik dalam tataran perangkat daerah di provinsi Lampung, Pemerintah kabupaten/kota stakeholder dan usaha pariwisata, serta pelaku ekonomi kreatif, masyarakat.

“Krakatu Festival tahun ini antara lain bertujuan memperkenalkan atraksi wisata budaya dan Segala potensi yang dimiliki oleh Provinsi Lampung serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan meningkatkan Citra positif kepariwisataan Lampung” rinci dia.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Pokja Sumatra 1 Direktorat Even Daerah Kemenparekraf Joko Prabowo, mengapresiasi atas digelarnya Krakatau Festival 2023 ini, atas semangat dan upaya untuk terus mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif provinsi Lampung.

“K-Fest yang telah menjadi Marking Event Provinsi Lampung ini, merupakan unit selling point dalam mendorong promosi, potensi pariwisata dan ekraf, sehingga Lampung dapat menjadi destinasi yang berdaya saing, berkelanjutan dan inklusif.” puji Joko Prabobowo mengapresiasi.

Kedepan, lanjut dia, menjadi relevan dan penting menerapkan strategi Storynomics Tourism, sebuah pendekatan pariwisata yang mengedepankan narasi dan konten kreatif, serta optimalisasi media digital yang didukung dengan inovasi, adaptasi, kolaborasi dengan semangat 3G : Gercep, Geber dan Gaspol.

Untuk diketahui, K-Fest 23 tahun 2023 juga diwarnai dengan pencatatan rekor MURI memasak Engkak Ketan khas Lampung terbanyak, yang mencapai 1.044 loyang dari target 1.000 loyang.

Namun karena PKOR diguyur hujan, agenda karnaval budaya mask land yang diikuti 72 Grup dari Kabupaten/Kota dan Instansi di Provinsi Lampung dibatalkan, diganti dengan menampilkan tari Tuping, termasuk Wakil dari Tubaba, yang menampilkan Tari Nenemo, dengan mengenakan Topeng terbuat dari Anyaman Tikew, yang sangat atraktif. (lim)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru